Senin, 27 September 2010

Filled Under: , , ,

Life's Memory

Share
entah kenapa..
rasanya begitu cepat..
waktu ini berjalan

umurku sudah menjelang 18 tahun
kuliahku sudah memasuki semester 3
adik adikku sudah makin dewasa

yaa..
banyak sekali parameternya..

seolah kita hanya hidup sehari..

semuanya serba cepat..

dulu, sewaktu aku masih di sekolah dasar..
aku tak pernah berfikir bisa jadi seperti sekarang..
ayahku pernah berkata..
"gak nyangka anak papa udah jadi mahasiswa, perasaan kemarin masih umur 5 tahun, kemana - kemana masih di gendong papa, sebentar lagi kalau lulus dan kerja pasti nikah, pisah deh.."
Yaa,..
cukup kaget..
ternyata ayahku justru sangat memperhatikanku..
tersirat kekhawatiran dan pengharapan padaku..
mau tak mau aku pun ikut berfikir ke masa depan..

malah pernah ibuku berkata
"kalau anak mama udah pada punya keluarga masih inget gak ya sama mama??"
sontak aja aku langsung diam dan berlari menuju kamarku..
ASTAGHFIRULLAH..
aku langsung menangis saat itu..
begitu besar kehawatiran ibuku..
bukan takut tak ada yang mengurusnya, tapi takut anaknya akan menjadi durhaka ketika lupa pada orang tuanya..
sulit digambarkan bagaimana perasaanku saat itu..
bercampur antara sedih dan bingung..
sedih ibuku sekhawatir itu..
dan bingung mengapa beliau berfikiran seperti itu..

ayah dan ibuku selalu mengkhawatirkanku dan anak - anaknya yang lain..
tapi kadang kami hanya bisa membuat mereka kesal dengan ulah kami yang aneh - aneh..
ASRAGHFIRULLAHALAZIIM..

"Ya Allah lindungilah mereka kedua orangtuaku yang selalu berdo'a untuk kebaikanku, yang selalu berharap keberhasilanku, yang selalu mengkhawatirkan keadaanku sekalipun aku telah meyakinkan mereka bahwa aku baik - baik saja, ampuni dosa - dosa mereka dan sayangilah mereka Ya Allah.."

mereka sungguh luar biasa..
pengabdian mereka sungguh tak tergantikan..
cinta mereka sungguh menenangkan..
amanah dari Allah pun tak mereka siakan..

Sebagai anak pertama..
menjadi hukum alam bahwa aku yang akan jadi tumpuan mereka semua nantinya..
tapi..
ibuku pun pernah mengatakan sesuatu yang benar - benar menyesakkan hatiku ..
"kalau kamu udah kerja, kamu simpan aja uangnya, yaa buat masa depan kamu, buat keluarga kamu nantinya.. mama papa gak akan minta selama kami masih kuat bekerja.. dan meskipun udah gak kuat kami akan usaha sendiri biar gak nyusahin anak - anak mama papa nantinya kalau udah menikah"
aku bingung mau berkata apa..
begitu pula papaku.. beliau pernah mengatakan hal serupa dengan perkataan ibuku..

inilah yang kutemukan..
cinta yang tanpa pamrih..


<3>

0 comments:

Posting Komentar

Komentarnya yaa teman - teman