Jumat, 21 Januari 2011

Filled Under: , ,

aku & BEM

Share
Sebuah catatan panjang yang tertulis
dalam kitab hidupku
tentang kebersamaan kita
tentang kesedihan kita
tentang keberanian kita
semua tentang kita

berawal dari sebuah jargon
"HIDUP MAHASISWA"
yang terdengar di seantero kampusku
saat pemilu..
saat ketika mereka berperang
dalam kampanye mereka
guna menarik masa

aku yang masih apatis
hanya diam dan menonton
tanpa tau..
dan tanpa ingin tau..
apa yang terjadi??

sebuah polemik demokrasi kampus
yang baru berumur jagung
yang sedang belajar berjalan
dan ingin mengejar yang lebih dulu

coba - coba
mungkin, itu yang menggelitik rasa ingin tahuku
sebagai remaja yang beranjak dewasa
ingin bisa merasakan
benar - benar merasakan
menjadi seorang mahasiswa
yang bukan kupu - kupu
hingga akhirnya
aku bergabung..
dengan mereka..

BEM Kabinet Semut rang - rang

filosofi semut
yang bergotong royong
yang peduli
yang sampai kini masih kurasa..
dan tak berkurang sedikitpun..

hari demi hari
minggu demi minggu
bulan demi bulan
suka..duka..tawa..tangis..
membaur jadi satu
dalam kotak kenangan di hati
yang tersimpan sangat dalam

terus dan terus seperti itu
hingga tanpa terasa
waktu tetap tak mau menunggu
sekalipun kenangan itu manis
ataupun pahit
waktu tetap akan berputar pada porosnya
dan takkan terhenti
kecuali waktu yang di tentukan

habislah masa jabatan kami
masa pengabdian kami kepada mahasiswa
masa ibadah kami kepada Allah
lewat pelayanan kami pada mahasiswa
melalui BEM

demisioner..
yang telah di depan mata
seolah membuatku tertarik
meski aku menolaknya
dan aku menghindarinya..

tanggung jawabku selesai
takkan ada lagi pulang malam
takkan ada lagi sibuk - sibuk
ya..
bebas..

tapi..
mau kemana semua kenangan itu?
apa hanya tersimpan??
dan terkikis dengan kenangan baru
yang semakin mengubur kenangan kita saat ini?

aku tak ingin..
sungguh..
takkan kubiarkan kenangan ini hanya jadi bunga tidur
yang senantiasa melelapkan
menyenangkan
tapi menyakitkan ketika kita sadari
bahwa ini adalah mimpi

peganglah tanganku kawan
sekalipun ini berat
walaupun hati tak sampai
kuatkan pegangan kita
ukhuwah yang indah
yang tercipta karena cinta..
karena cinta..
satu untuk semua..
semua untuk satu..

0 comments:

Posting Komentar

Komentarnya yaa teman - teman