Selasa, 18 Januari 2011

Filled Under:

untukmu angin

Share
balasan untuk angin..
*iseng - iseng ngedit kata kata dari buku la tahzan..
hehehe

==================

untukmu angin..

wahai angin
akupun merindukanmu
yang selalu ada saat aku berlaku seenaknya
yang selalu disini memperhatikan tingkahku
meski itu hanya untuk egoku
meski tak pernah kuhiraukan bahagia yang lain
yang tetap tersenyum
meskipun
dengan bangganya
aku melangkah
aku bergerak
aku menegaskan pada semuanya..
dan berteriak "INI AKU"
dan memang "INILAH AKU"
yang tak pernah peduli
apapun kata mereka
termasuk kau berkata
filosofiku memang menikmati setiap langkah dalam hidup
karena kaupun tau
aku menginginkan kesempurnaan
dalam setiap yang kulakukan
kuakui aku mudah goyah
tapi bukan cangkangku tempat ku mengadu
bukan cangkangku tempatku bersembunyi
dari lelahnya hidup
dari lelahnya beban
tapi pada angin ku mengadu
berharap hembusannya menenangkanku
dan menguatkanku kembali
hingga aku bisa kembali meneriakkan
"INI AKU"
"AKU SIAP BERJUANG LAGI"
aku pun berjalan lagi
dengan filosofiku
"menikmati setiap langkah dalam hidup"
wahai angin..
engkau memang cepat
engkau memang selalu tergesa - gesa
karena aku tau
kau tak ingin siakan waktumu
kau tak ingin menghabiskan waktumu
yang cuma sebesar biji jagung
untuk hal tak berguna
kaupun bisa teriakkan
"INI AKU"
sekalipun engkau rapuh
sekalipun kau butuh menangis
dan kau terluka karena aku
aku pun menangis karena lukamu
aku memang punya cangkang
tapi aku lebih membutuhkanmu wahai angin..
mengapa kau tak mengadu pada awan dan hujan?
yang akan menghapuskan airmatamu..
hingga kau kembali tenang..
maafkan aku jika aku melukaimu
maafkan aku jika aku membodohimu
maafkan aku jika aku membuatmu tersiksa
aku yang tak mengerti akanmu
aku yang selalu tak menghiraukanmu
dan kini
aku jauh darimu
kau fikir aku bahagia?
tidak wahai angin..
aku merindukan dirimu..
yang senantiasa memaklumi polahku
yang selalu mewajarkan tingkahku
sekalipun tak pernah kuanggap dirimu
aku tau kau sakit
sakit sekali rasanya
dan akupun takkan menanyakan
sudah sembuhkah?
atau belum?
tapi yang ku harap
kau sanggup memaafkanku
sekalipun kau tak lagi bersamaku
aku ingin kau tetap berhembus
kemanapun kau suka
belajar
darimanapun kau bisa
karena aku tau kau mampu
suatu saat nanti
aku pun ingin kau bisa membalas kesombonganku
dan berkata "INI AKU, WAHAI KURA - KURA"
dengan penuh rasa bangga
dan kau menjadi angin yang sesungguhnya
aku yakin
kau akan menjadi angin yang menenangkan,..
kau akan menjadi angin yang menghapus setiap kesedihan
dan duka semua yang ada di sekitarmu
menjadi sebuah senyum..

*****

0 comments:

Posting Komentar

Komentarnya yaa teman - teman