Rabu, 23 Maret 2011

Filled Under:

di atas kerinduan

Share
dalam kebisuan bibir yang kelu
tiada terucap sepatah kata
hendak membukanya pun malu
pahitnya lidah ikut menahan bibir ini

mereka bertanya
tentang kebisuanku
tentang diamnya aku
tentang tertutupnya bibirku

ingin kujelaskan
sejelas - jelasnya..
atas apa yang terjadi

bibirku bergetar setiap hendak menyebut namaNya
peluh menetes membanjiri sekujur tubuh
yang pada akhirnya, tubuh pun seakan lumpuh
hingga kaki tak mampu menopang lagi

namaNya yang begitu agung
yang begitu indah
menawan

dada membuncah ingin berteriak
menyuarakan rindu mendalam
pada kekasih hati yang tak kunjung kutemui
Allah..
Yang Memberi Kehidupan dari Kematian
Yang Memberi Kelapangan dari Kesempitan
Yang Memberi Kejayaan dari Keterpurukan

tubuh pun tersungkur
malu padaNya
yang selalu mengawasiku

Air mata membanjiri bola mata ini
air mata rindu
diatas sebuah penantian
yang menjadikan bungkam
seorang hamba karena kebesaranNya
karena kerinduanNya

-nfk-

0 comments:

Posting Komentar

Komentarnya yaa teman - teman