Kamis, 11 Agustus 2011

Filled Under:

100810

Share
saya gak suka perpisahan
bagaimanapun bentuknya itu
meski sudah jadi suratan takdir
dan sudah jadi pasangan dari sebuah pertemuan
hanya saja..
saya terlalu sulit
untuk melupakan semuanya
dari satu detik setelah pertemuan
hingga satu detik sebelum perpisahan
sulit untuk terbiasa
dan terasa enggan untuk membiasakan
yang biasa bersama
harus bisa sendiri
yang terbiasa ramai
harus merasa sepi
dan ketika sudah sampai pada puncaknya
ketika perpisahan di depan mata
tangis..
air mata..
tak bisa tertahankan lagi
bukan perpisahan yang kutangisi
bukan pertemuan yang kusesali
hanya saja
sulit untuk terbiasa..
tapi..
saya setuju
dengan mereka yang berkata
perpisahan bukan akhir
kita masih bisa bertemu
jika ada umur..
kita masih bisa berkumpul
jika diberi kesempatan..
kita masih bisa bersua
jika masih ada kelapangan

meski perpisahan
pada awalnya..
terasa menyakitkan
terasa pilu
terasa mengiris hati
tapi..
setelah perpisahan
terbuka pintu - pintu silaturahmi yang banyak

seperti berhenti menggoreskan tinta
pada lembaran lama
saya harap
lembaran lama yang jadi kenangan itu
jadi momen terindah
untuk semua nama
untuk semua tingkah
untuk semua rasa
untuk semua kegiatan
yang tertulis dalam lembaran lamaku
dan sekalipun telah selesai
saya menuliskan
tentang cerita di lembaran lalu
saya akan terus membukanya
 dan semoga
di lembar yang baru
masih akan ada
tertulis nama kalian
dan sekalipun itu bukan kalian
semoga lembaran yang lama
akan tetap terbuka
meski nantinya akan rapuh
dan termakan usia
setidaknya
tetap terbuka
sampai aku tiada

sekalipun saya membenci perpisahan
saya tidak bisa berlari
barang selangkah
hanya untuk menghindar dari perpisahan

jadi..
saya akan tetap
meneruskan hidup saya
tidak meratapi perpisahan
dan 
tetap bersilaturahmi
dengan kalian

untuk cinta yang dibangun saat pertemuan dan takkan berakhir meski aku tiada
-nfk

0 comments:

Poskan Komentar

Komentarnya yaa teman - teman