Sabtu, 20 Agustus 2011

Filled Under: , ,

cinta saat yang tepat

Share
mencintai seseorang itu
seperti melihat mainan baru
kemana - mana akan kamu cari dia
sekalipun tak bertemu
semangatmu tetap menggelora untuk mengejarnya
bahkan
seperti orang bodoh
setiap hari..
cek status faceboonya
liat wall postnya
liat apa aja yang dia komentari
liat tweet dia setiap menit
cek mentionan sama siapa aja
yups..
persis menemukan mainan baru
dan tiba - tiba
setelah tidak lagi kau sukai
seakan tidak terjadi apa - apa
kamu langsung buang saja
seperti mainan yang habis masa tenarnya
tidak lagi kamu ingat
bagaimana bodohnya ketika masih cinta
dulu..
ketika masih rela menunggu berjam - jam
hanya untuk melihat dia yang lewat
hanya lewat..!!
tanpa sapaan dan teguran
dan kamu takut
dia tidak membalikkan tubuh sama sekali untuk melihatmu
tapi..
tidak juga menyurutkan langkahmu
untuk tetap "padanya"

dulu..
ketika masih setia "mantengin" profil jejaring sosial dia seharian
hanya untuk tau, apa aja yang dikerjain
padahal dia cuma ke gmail
tanpa nyentuh JSnya sama sekali
yang kebetulan langsung online
dan kamu takut
dia dengan yang lain
tapi..
tidak juga menyurutkan langkahmu
untuk tetap "padanya"


dulu..
ketika waktumu seakan "hanya miliknya"
yang padahal dia sering ingkar janji padamu
tapi kau rela "mementingkan" dia
dibanding janjimu yang "lebih penting"
dan kamu takut
dia akan ingkar janji lagi
tapi..
tidak juga menyurutkan langkahmu
untuk tetap "padanya"

dulu..
ketika kamu rajin dateng ke tempat yang sering dia datengin
tanpa dia memperhatikanmu
dan sadar kalau kamu ada..
dan kamu takut
dia benar - benar tak melihat padamu
tapi..
tidak juga menyurutkan langkahmu
untuk tetap "padanya"

dulu..
ketika kamu sangat memperhatikan dia..
dan dia "acuh kepadamu"
dan ketakutanmu terbukti
dia "sangat acuh"
dan tidak benar - benar menganggapmu ada
tapi..
tidak juga menyurutkan langkahmu
untuk tetap "padanya"
tapi sayangnya
itu dulu
ketika masih cinta
hmm..
tidakkah kamu hargai bagaimana cinta itu?
kamu yang seperti dulu
tak ubahnya seperti stalker
yang benar - benar
sangat setia menanti korban..
bukan seperti orang cinta..
dan bukankah itu menakutkan?
membodohi diri sendiri..
menghabiskan "waktu" yang sangat berharga
hanya demi "cinta" yang tak pasti..
dan ketika sadar..
hujatan untuk diri sendiri
dari mulai A-Z
memaki kebodohan karena "cinta sesaat"
hmm..
bukankah bersabar itu lebih baik
dengan orang yang tepat
dalam waktu yang tepat
dan sekalipun cinta naik turun
tetap akan ada cinta
setidaknya
sampai ada maut yang memisahkan
yaa..
meski kita tidak tau siapa
tapi pasti..
kita akan bisa sangat cinta
bahkan mungkin lebih cinta dari sangat cinta
hanya saja..
saat ini..
belum saatnya..
nanti..
apabila sudah ada
dia yang selalu kau lihat ketika bangun tidur
dia yang selalu kau tunggu saat pulang kerja
dia yang akan kau jaga harta dan martabatnya
ya..
nanti..
bukan saat ini
karena belum saatnya
dan..
ketika masanya telah tiba
akan indah pada waktunya
kamu tidak lagi akan takut
jika cintamu pudar atau cintanya pudar
kamu tidak lagi perlu takut
dia akan mengacuhkanmu
karena sudah pasti dia juga akan mencintaimu




-untuk cinta yang tak pudar dalam indah mencintai karena-Nya
-nfk

0 comments:

Posting Komentar

Komentarnya yaa teman - teman