Selasa, 30 Desember 2014

22 [not me but him]

Bismillahirrohmanirrohim..

Bukan, ini bukan lagi tentang ceramah 22 tahun diriku yang sudah di post sebelumnya.
Ini tentang 22 tahun seseorang yang hampir 4 tahun aku mengenalnya.

Hahahaha

Saking niatnya, aku pun membuat sebuah website keren dalam tempo waktu 2 hari (nyaris 1 hari) dikarenakan ide saya mau membuat kejutan gagal gara - gara dia udah tau duluan -_-

Birthday Project

Diatas adalah link menuju websitenya,.

Banyak sekali yang ingin dituliskan tentang beliau.
Namanya adalah Gani Diannugraha Prayoga.
Anak pertama dari sekian bersaudara.

Beliau yang kadang aku panggil aa, kakak, gani, dan panggilan lainnya.

Alhamdulillah.
Saat ini, beliau sudah menginjak usia 22 tahun.
22 tahun hidup di bumi.
22 tahun menjadi seorang anak.

Dan kini,
perjalanan dan tujuan utama beliau dalam pandanganku adalah "Meninggalkan 22 tahun kebelakang menuju kebaikan (insyaAllah)".

Beliau yang kadang dikenal galak dan menyeramkan. Beliau yang senantiasa "ditunjuk" menjadi seorang leader. Kadang menjadi seseorang yang men-disiplinkan orang lain.

Ah, beliau yang kadang bercandaannya suka garing tapi lucu, yang kadang unbelievable sikapnya, unbelievable gilanya, unbelievable kelakuannya.

Dan kini, dengan usianya saat ini, beliau dituntut lebih. Baik lebih sholeh maupun lebih dewasa.

Hari ini, tepat tadi pagi beliau mengabarkan bahwa beliau sedang demam tinggi. Semoga Allah mengampuni dosa beliau dan mengangkat sakitnya, semoga Allah juga memberkahi kesehatan setelah sakitnya.

Aku selalu tau bahwa sakit-nya adalah cara Allah membuktikan bahwa Allah mencintainya :)

Syafakalloh dear,
Rencana Allah itu baik. Sangat baik. Pasti ada maksud baik dan terbaik untukmu dari sakitmu ini, sakit saat liburan panjang dan dirumah.
Publisher: FK - 14.37

Senin, 29 Desember 2014

22

Bismillahirrohmanirrohim..

I'm feeling 22.

Sudah sebanyak apakah kebaikan yang kamu perbuat untuk umat dan dirimu sendiri?

Sesak sekali rasanya kalau mengingat (aku ini udah 22). hehehe

Ya Allah, rasanya, masih sedikit sekali manfaat yang bisa aku berikan untuk agamaku. Bahkan untuk membela agama yang Rasul-Mu ajarkan pun, aku masih lemah. Sangat lemah.

Ya.
Tahun ini, aku yang memilih tetap berada diantara mereka, dengan harapan supaya setidaknya aku mampu menjadi cahaya. Tapi nyatanya, sedikit demi sedikit aku terbakar.

Kalau saja aku 100% berada disini terus, mungkin aku sudah habis membakar diriku sendiri.

Beruntung Engkau masih menyayangiku dengan tetap memberikanku akses pada kebaikan. Masih mengizinkanku berada di sekeliling orang - orang yang lebih sholeh dariku.
Setidaknya, menatap mereka membuatku iri bahwa betapa sedikitnya aku mensyukuri nikmatMu dengan mendekat kepadaMu.

Dari sekian banyak pelajaran dari 21 menuju 22 kali ini, aku banyak belajar bagaimana menyampaikan tanpa menyakiti.
Bagaimana perasaan dan pendapat orang lain mengenai aturan yang ada pada islam.
Bagaimana komentar mereka pribadi tentang sebuah aturan islam.
Dan bagaimana aku harus cerdas untuk menyampaikan dan meluruskan tanpa aku menyakiti dan mematahkan pendapatnya tanpa memberikan mereka kesempatan untuk berfikir dan merasa.

Dan dari sekian jauh perjalananku sampai ke usia ini, aku pun merasa bahwa memang ada kesalahan yang harus segera diperbaiki.
Sebuah kesalahan yang harus segera dihapuskan agar aku mampu menjadi hambaMu yang lebih baik.

Ah, semoga di tahun ini, aku bisa memperbaiki seluruh kesalahanku, menutupnya dan menjadi lebih baik kedepannya.

Tidak terasa, tidak terasa sama sekali bahwa sudah sejauh ini berjalan. Dan sudah sebanyak apa manfaat yang kutinggalkan dibelakang.

Aku senang dan sangat bersyukur atas segala karuniaMu hingga usia 22 ini.

Aku banyak belajar, banyak mendapat teman baru, banyak mendapat pelajaran baru yang pastinya tidak akan kudapatkan tanpa IzinMu.

Ah Allah,
Tidak tau harus bagaimana,
Tapi,
Aku Bahagia..
Bahagia sekali..

Terima kasih untuk kebaikanMu pada keluargaku, selalu menyehatkan ibuku. Juga memberikan ibuku kepercayaan lebih banyak untuk menyalurkan ilmunya sebagai guru. Terima kasih karena selalu memudahkan usaha dan rezeki yang Ayahku berikan untuk keluargaku.

Semua ini takkan ada tanpaMu.

Allah, kalau aku harus menuliskan semua kebaikanMu, nampaknya, ratusan halaman pada blog ini pun masih terlalu sedikit untuk menggambarkan betapa bersyukurnya aku atas karuniaMu.

Pada akhirnya,

Aku hanya memohon kebaikan dan keberkahan usiaku pada Allah. Semoga bisa selalu mendekat kepadaNya dan selalu didekatkan kepadaNya.
Aamiin..

Jikapun ada sebuah kebaikan, berikan juga pahala kepada ibu dan ayahku yang senantiasa mendo'akan dan mengusahakan yang terbaik untukku :')
Publisher: FK - 15.30
, ,

Ada yang salah dengan jenggot?

Bismillahirrahmanirrahim..

Yes. Lagi pada rame masalah jenggot seorang artis yang kata fans-nya beliau jadi mirip Nurdin M. Top.

Astaghfirullahaladzim.

Ada apakah dengan jenggot?
Kenapa kayaknya kalau ada seorang muslim, jenggotan, kesannya tuh jelek banget?
Kenapa?
Kenapa?
Apa karena kurang pantes?
Apa mirip terorris?
Silahkan kasih pendapat disini yang suka komen macam gitu.

Ada apakah dengan jenggot?

Apakah jengggot pernah menyakiti anda (merebut hak anda untuk hidup) secara langsung (jenggotnya gerak - gerak ninggalin majikannya a.k.a jenggotnya hidup) ?
Apakah segitunya?

Enggak kan?
Terus kenapa?

Sejujurnya, saya makin nggak ngerti dengan pemikiran sedikit dari orang - orang di negeri ini. Ada orang menjalankan sunnah, dikomentari habis - habisan. Ada orang mengajak kebenaran, dicaci maki habis - habisan.

Memang pada dasarnya, kami atau siapapun yang ingin berusaha *setidaknya* mendekatkan diri kepada pencipta kami bukanlah orang yang 100% suci dari dosa.
Dan bukan orang yang mungkin pantas mengemban tugas dakwah Rosulullah yang harus tetap disampaikan hingga akhir nafas kami.

Kami tau, mungkin, anda sekalian "pernah" melihat atau tau salah satu sikap buruk kami yang belum kami ubah.
Mungkin anda sekalian pernah merasakan sakit hati karena sahabat kami yang juga berpenampilan seperti kami, tapi kelakuannya tidak sesuai dengan yang kalian harapkan.

Oleh karena itulah, mohon dibedakan hal yang merupakan kesalahan kami dan bukan kesalahan kami.

Sunnah berjenggot adalah anjuran. Karena menurut Rosulullah, tuntunan kami, itulah yang membedakan laki - laki dan perempuan.

Jadi apakah jenggot bersalah? Karena berjenggot otomatis kami terorris gitu? ENGGAK!

Banyak artis hollywood yang beberapa dari kalian meng-gila-i-nya pun memiliki jenggot. Tapi kenapa kalian sedikit sekali yang berkomentar? Justru kadang komentarnya positif.

Apa karena pantas?

Lantas, kenapa giliran yang muslim, berjenggot, dikomentarinnya pedas - pedas? Padahal secara kepantasan, harusnya seorang muslim lebih pantas karena mengikuti sunnah Rosulnya.

Ayolah.
Sudah saatnya bukan lagi mengomentari apa yang ada di penampilan luar seseorang.

Toh kalian - kalian pun sering menyuarakan "Jangan lihat jeruk dari kulitnya", "Jangan lihat buku hanya dari covernya".
Iya kan?
Sok weh pikir!
Gimana kalau misalnya kalian lagi jalan, menurut kalian, kalian cantik - cantik aja, keren - keren aja. Tapi tiba - tiba ada orang, nggak kenal, cuma numpang lewat bilang ke kalian "Ih jelek banget mukanya/bajunya/gayanya"
Apa yang akan kalian bilang?

"Gaya - gaya saya, muka - muka saya, urusan saya, ngapain kamu ngurusin urusan orang lain"
Gitu kan?

So, daripada kita harus ripuh ketika orang lain balas berkomentar nggak enak ke kita, mari kita belajar lebih menghargai orang lain.

Kalau katanya negara kita negara demokrasi, semua orang bebas berpendapat, berarti semua orang juga bebas mengekspresikan dirinya sesuai keinginannya.

Kalau katanya toleransi terhadap yang berlainan agama harus bagus, jangan lupa toleransi dengan yang se-agama dengan kita.

Kita tau ada 4 mahzab berbeda yang dianut indonesia. Kita pun harus saling menghargai perbedaan pendapat para pengikutnya.

Belajarlah toleransi dari para ulama - ulama mahzab yang saling menghargai tanpa saling menyakiti.

Sudah ada musuh "nyata" yang harus kita perangi. 

Mohon maaf bila ada kesalahan kata dalam penulisan maupun penuturan.

Wassalamu'alaikum.



Source gambar : http://www.al-jamaah.com/wp-content/uploads/2012/12/janggut-753x1024.jpg
Publisher: FK - 14.23

Rabu, 10 Desember 2014

random.

Bismillahirrohmanirrohim..

Sebenernya ini posting tentang kebingungan gak penting saya.
So..
Siapapun yang baca, anggap aja saya nge-heureuyan batur.
Jadi ga usah diambil hati atau dimasukkan hati terlalu dalam.
Nanti jatuh, sakit.
Nanti saya yang dosa kalau pada sakit gara - gara baca tulisan saya.

Saya Kenapa?

Ya gitu..

  1. Pengennya kalau saya message itu kagak dicuekin.
  2. Message dibalas (alhamdulillah)
  3. Awalnya seru gitu kan, cerita naon wae
  4. Terus makin lama makin singkat
Dan secara kebetulan saya message hampir ke beberapa sosial media. Karena saya pikir mungkin "dia" yang saya ajak chatting lagi online di sosial media lain.
Tapi ternyata enggak juga.

Jadi yaudah.
Berharap dibalas salah satunya aja.

Ternyata semua message saya dibalas di semua sosial media.

Dan.

"DEG"!

Yang saya rasakan adalah "ada apa ya? tumben dia rajin pisan online di semua sosial media, dia chatting ama siapa aja".

Dan ngerasanya itu kayak orang gimana banget gitu. Hahaha

Dan saya akui itu lebay yang enggak banget dan nggak perlu banget ditanggapi.

Sebenernya sih yang bikin kepala saya pusing sendiri adalah bahwa saya mungkin tidak bisa menerima kenyataan bahwa mengobrol dengan saya bisa jadi membosankan. Dan kenyataan bahwa sosial media banyak pisan mudhorotnya dan udah terlalu banyak kasus perselingkuhan dari sosial media.

Dan saya pun merasa bodoh karena saya juga masih menggunakan sosial media dan hampir semua sosial media anak gaul masa kini saya punya akun dengan nama saya.

Ironis kan?

Ditambah saya memang pernah mengalami hal buruk di sosial media. Entah menjadi korban maupun tersangka yang nggak baik - baik. Hahahaha

Ditambah bahwa percakapan di sosial media yang menurut orang lain adalah biasa aja. Menurut saya itu agak memancing atau agak mendayu atau agak lebay. 
Entah karena kalau saya baca, saya juga praktekkan dengan gaya bicara orang yang diajak chatting. Maupun saya improvisasi dengan style saya sendiri dari sisi saya sebagai perempuan yang juga punya sifat manja.

Yeah.

Tapi saya coba berfikiran positif aja.

Siapa tau ke-random-an dan ke-bingung-an saya sekarang, lagi masuk fase awal buat Allah ngasih hidayah ke saya biar lebih bener lagi. Biar jadi qolbun salim. Biar jadi hamba yang lebih baik dan lebih patuh. Jadi perempuan yang lebih baik dan lebih kalem.

Saya sih nggak capek menggunakan otak saya untuk berfikir.

Karena memang Allah menciptakan Alam dan seisinya (lengkap dengan konflik - konfliknya) supaya kita berfikir.

Allah menurunkan ayat - ayat qauliyah-Nya serta ayat - ayat kauniyah-Nya.
Dan mungkin, segala kebingungan dan ketidak jelasan saya pada tulisan ini dan yang saya rasakan setiap harinya, adalah salah satu bentuk penyampaian ayat kauniyah Allah kepada saya.

Kalau Allah mau memberikan hidayah kepada seseorang, toh tidak ada yang bisa menahannya. Begitupun sebaliknya. Jika Allah hendak memberikan adzab kepada seseorang, tidak ada yang bisa menahannya.

Masih berusaha pelan - pelan untuk mundur dari hal - hal yang nggak baik.

Saya tau, kalau memang mau berubah, memang harus ada hentakan keras. Tapi setelah belajar dari apa - apa yang sudah dialami. Tidak selalu ada hentakan yang membuat kita mau sadar. Tapi belajar, mendalami, mencari arti, pelan - pelan bisa menjadi jalan kebaikan.

Dan saya yakin, siapapun yang ingin lebih baik, Allah tidak pelit menghitung prosesnya :D
Publisher: FK - 16.24

Selasa, 09 Desember 2014

I'm not a sniper

Sebenarnya bukan karena saya coba cari - cari alasan untuk tidak suka.
Lebih kepada, saya kurang sreg kalau ada perempuan yang agak lumayan "sok" dekat - kemudian mendekat.
Meskipun sebenarnya lebih kepada, saya nggak suka diabaikan karena orang lain. Haha

Tapi da..
Ah,
Kalian tau sendiri.
Hati perempuan suka tak tentu.

Ada beda dikit aja suka protes.
Ada ngerasa ke siapa beda ke siapa beda lagi aja pundung.
Ada yang lebih cantik, terus mendekat, minta tolong, langsung ribut - ribut nggak jelas.

Entahlah.

Yang baca tulisan ini pun pasti nggak ngerti gimana isi pikiran si perempuan. Dan lebih tepatnya isi pikiran si penulis yang kebetulan perempuan juga.

Tapi da gimana?
Di kehidupan siang-nya, dikelilingi oleh laki - laki single tukang bodor yang emang selalu guyon untuk "cari pasangan lagi". Ditambah lagi selalu disuguhin pemandangan ganjil yang nggak boleh diceritakan.

Bukan!
Bukan lagi galau gara - gara laki - laki.
Cuma lagi bingung harus kayak gimana berada di lingkungan yang memang mempengaruhi dan menurunkan sedikit kepercayaan saya kepada laki - laki. Baik itu masih single maupun sudah berkeluarga.

Yes, kita memang nggak bisa mengeneralisasi bahwa "semua laki - laki" itu sama. Karena kenyataannya, mereka memang diciptakan beragam. Kalaupun generalisasi, hanya mengeneralisasi kecenderungan yang sama.
Yes! Sama - sama mampu dibutakan oleh perempuan.

Dan pada akhirnya, tulisan saya sendiri bikin saya musti banyak - banyak ngaca. Lebih kepada "kamu teh udah jadi perempuan yang baik belum sih? Kamu ripuh mikiran laki - laki macam gimana, kamunya sendiri nggak berusaha jadi perempuan baik yang pantes dapat laki - laki baik".

Yeah.
Saya memang bukan orang yang pandai untuk memberikan solusi jitu yang sekali tembak langsung selesai.
Macam sniper handal yang sekali tembak bisa langsung membunuh lawan.

Da saya mah cuma bisa ngasih solusi terbaik dengan kondisi tertentu. Yang tentunya kalau kondisinya berubah, solusinya pun berubah. Lebih mirip senapan serbu lainnya yang mampu adaptasi terhadap perubahan kondisi. Kayak AK-47 misalnya atau Steyr AUG sekalian :D
Publisher: FK - 16.41

So?

Bagaimana kalau ada seorang laki - laki, sudah menikah, lalu ada perempuan yang selalu disampingnya (yang bukan istrinya) yaitu rekan kerjanya atau anak buahnya, kerapkali berbicara dengan nada manja. Saat orang lain saling memanggil dengan sapaan hormat (Bapak), beliau memanggil dengan sapaan seorang adik ke kakak.?

Dalam sudut pandang saya sebagai seorang perempuan, yang membuat saya sendiri risih adalah sikap perempuan kepada laki - laki. Terlepas bagaimanapun si laki - laki menanggapinya.

Sejujurnya, saya gampang nggak suka sama seorang perempuan. Apalagi kalau gaya bicaranya tidak lugas dan cenderung manja (manja maksudnya mendayu - dayukan suara,  kata - kata atau memohon - mohon).

Meskipun itu bukan berarti rayuan, tapi kadang, saya merasa telinga saya sakit mendengarnya. Meskipun saya tidak ada hubungan apa - apa dan tidak tau apa - apa. Meskipun saya cuma tau keadaan bahwa si laki - laki bukanlah seorang yang masih single.

Yah.
Saya pun sadar, bahwa posisi saya juga adalah perempuan. Dan selalu ada kemungkinan bahwa mungkin tanpa sadar, diri saya sendiri adalah sosok yang saya benci.

Kadang saya marah pada diri saya sendiri ketika saya harus berada diantara para laki - laki, dan saya sampai harus memaksa sedikit agar mendapat sebuah pertolongan.

Tau rasanya?
Saya ingin tampar diri saya sendiri. Ingin menghancurkan cermin yang selalu buat saya merasa diri saya itu indah dan baik.

Siapa yang tau kan? Kalau dibalik paksaan saya, ternyata ada yang cemburu.
Siapa yang tau kan? dibalik permintaan tolong saya ada yang cemburu.
Siapa yang tau kan? Dibalik percakapan yang menurut saya biasa, ternyata ada yang cemburu sampai mungkin beliau memohon kepada Allah untuk meringankan sakitnya, hingga mungkin sakitnya Allah limpahkan kepada saya supaya saya mampu merasa.

Saya sendiri pun masih terkotakkan bahwa pasti akan sulit mendapatkan profesionalitas antara laki - laki dan perempuan jika tidak ada batas.

Dan setiap laki - laki pun, sikapnya akan merasa biasa aja karena tidak ada apa - apa. Merasa menolong tidak ada salahnya.

Memang. Tidak ada salahnya. Tapi, ada celahnya.
Tidak ada perempuan yang bisa benar - benar 100% tidak cemburu.
Bahkan yang sudah rela di poligami-pun, pasti merasakan rasacemburu.

So, please!
Siapapun, kalau tau saya mulai maksa nggak jelas, mulai manja nggak jelas, mulai mendayu - dayukan suara saya dihadapan laki - laki manapun, ingetin saya!
Masalah akan saya dengar atau tidaknya, itu adalah urusan saya. Yang penting kalian telah menggugurkan kewajiban kalian untuk mengingatkan saya.

Tulisan random sore - sore gara2 liat pemandangan yang.. ehem..
Publisher: FK - 16.08

Kamis, 27 November 2014

Seperti disengat lebah penjejak -_-
Publisher: FK - 14.54

Alhamdulillah

Allah..
Hari ini, (dari pagi sampai siang) bahkan dari kemarin malam, rasanya dada itu sesak banget. Entah. Masih abu - abu dengan "kenapanya".

"Teh, dada aku sesak pisan. Gatau asma kambuh kayaknya."
"Kamu lagi stress ya fa? Soalnya suka ngaruh".
"Ogitu teh."
"Iya, kalau stress berat mah emang suka ngaruh da".

*berlalu ke ruang tengah*
"Fa, hardisknya nggak bisa kebaca"
"*deg* Kok bisa? Terus datanya ilang?"
"Kayaknya"
"Ah, elu"
"Tapi temen saya ada yang bisa benerin hardisk da"
"Gatau ah, terserah lu"

*pindah ke ruang tengah*
*nunduk, nangis*
"Hardisk laptop rusak dong teh. Data aku ilang semua".
"Kok bisa?"
"iya. Datanya gak kebaca"

*siti dateng*
"Teh ifa matanya kayak yang lagi sakit gitu"
"Iya, aku stress, file TA ilang semua. Barusan habis nangis disini."

*tiba - tiba pak dinda dateng*
"udah nih fa, makan dulu cakue"

*lutfan dateng*
"si ifa mukanya meuni pucet gitu"
"iya, TA-nya ilang semua"

"Aku tau rasanya fa"

Dan tiba - tiba orang sekantor (minus pak guntur, bu naya, pak erwin dan pak hera serta si "you know who") ngerubungin di ruang meeting.

Pada berusaha untuk bikin senyum lagi.

MasyaAllah.
Alhamdulillah.
Hardisknya udah balik dan datanya selamat.

Fabiayyialaa irobbikuma tukadzdziban.

Meskipun badan rasanya masih drop pisan akibat nafsu makan yang berkurang drastis. Tetep gampang lapar, tapi malas makan.
Dan masih dengan asma yang nggak diketahui asal muasalnya.

Syafakumullah untuk semua yang lagi sakit.
Semoga Allah angkat sakit dan menggugurkan dosa kita :)
Aamiin
Publisher: FK - 14.28

Rabu, 26 November 2014

anonymous

Bismillahirrahmanirrahim.
Semoga besok baikan ya dear :)

Semoga Allah juga mengampuni dosa - dosaku ke kamu :)

Kamu..
Iya!
Kamu..
Kamu yang duduk dihadapan komputermu.
Kamu yang pernah terjebak jahilnya blog ini.

Semoga selalu yang terbaik untuk kamu..

Semoga Allah memberikan kebaikan untukmu :)

*kenapa do'ainnya untuk "kamu" aja? Karena aku yakin, do'a yang baik, juga berlaku untukku*
Publisher: FK - 18.12

Nano - nano hari ini

Manis asem asin, rame rasanya.

Tetep wajib banget mengucap "Alhamdulillahirobbil 'alamin".
Dari pagi mata bengkak.
Siang ketawa - ketawa.
Sore nahan tangis gara - gara random sendiri.
Sore nangis gara - gara TA.
Dilanjut ketawa gara - gara kelakuan orang kantor.

Yeah.
Saya selalu percaya, Allah selalu memberikan segala sesuatu diwaktu yang tepat.

Kalaupun kadang saya "harus sakit", yasudah, mungkin itu yang terbaik bagi Allah untuk membuktikan sesuatu.

Tinggal bagaimana sudut pandang kita menangkap mana yang baik untuk kita. Karena pembuktian itupun bisa punya banyak sudut pandang.

Kalau menanggapi masalah saya hari ini, saya sendiri sudah punya puluhan sudut pandang tentang diri saya sendiri.

  1. Saya perempuan cerewet, kalau kesel update status yang aneh - aneh.
  2. Saya berusaha menyemangati diri saya sendiri yang kala itu sedang down. Membuat pengharusan untuk diri sendiri.
  3. Saya jahat karena bisa jadi malah bikin orang lain sakit hati
  4. Saya baik karena setidaknya, kalau orang lain sakit hati, dia berfikir tentang apa yang sudah dia lakukan. 
  5. Saya membantu orang berfikir tentang apa yang dilakukannya. Kalau baik ya nggak akan merasa apa - apa, kalau nggak baik pasti ngerasa tersindir.
  6. Saya kalau galau dan gamang suka "sok" menyibukkan diri sendiri.
  7. Saya kalau lagi emosi, berusaha mengalihkan energi menjadi lebih bermanfaat.
  8. Saya kalau lagi emosi suka grusak - grusuk.
  9. Saya suka linglung. Dan kalau linglung, suka ngelucu
Dan banyak sudut pandang lainnya.

So, kebaikan itu dilihat darimana kita memandangnya.
Yang pasti, selalu ada kebaikan orang lain yang tak terlihat dan luput dari mata kita. Terutama saya. Sehingga kadang rasanya, saya sudah banyak memberikan sesuatu kepada orang lain. Tapi orang lain tak pernah setidaknya menghargai apapun itu.

Itu sudut pandang yang amat salah. Sudut pandang emosi yang memang seharusnya tidak untuk dibagi.

Alhamdulillah.
Terima kasih Allah, untuk hari yang luar biasa. Yang selalu Engkau anugerahkan untukku.
Publisher: FK - 18.07

Obat hati

Saya termasuk orang yang percaya bahwa "sakit" demi kebaikan orang lain adalah kebaikan.

Kebaikan itu memang menyakitkan.
Tiada tipu daya apapun.
Tiada kedok.
Tiada make up tebal berlebih.
Tiada yang disembunyikan.

Bukankah sakit yang tidak diketahui (tidak terasa) biasanya lebih berbahaya?
Dibandingkan sakit yang kita bisa rasakan, karena dokterpun tau harus bagaimana penanganan terbaiknya.

Kalau tidak sakit?
Dokter pun tak tau ada apa.
Bisa - bisa sudah terlambat, kita sudah hancur, tidak bisa diselamatkan.

Jadi?
Seperti yang Allah bilang.
Setiap sakit itu ada obatnya.
Allah yang menurunkan rasa sakit, Allah pula yang menurunkan obatnya.
Publisher: FK - 17.47

heal the world

Keep calm
Stay Focus
Don't let anything break us into a pieces

If it have to be,
Let it be "Only Allah" who can break us into a pieces.
And let Him re-make our heart
Let Him make us better than before

Forgive everything,

And..

Istighfar!

Let yourself do a self healing.
Publisher: FK - 17.42

don't!

Jangan berikan aku kesempatan untuk cemburu. Jangan berikan aku alasan untuk melakukannya.
Publisher: FK - 10.27

Selasa, 25 November 2014

, , ,

Idealisme dalam bekerja. Perlukah?

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum..

Setelah hampir 2 minggu bergelut dengan sebuah proyek. Kali ini saya kembali gabung menggarap proyek yang bernama "gool.co.id" yang dikatakan akan launching sekitar tanggal 5/8 desember versi pak direktur dan 10/12 versi ibu GM Bussiness.

Kali ini saya akan membahas idealisme saya dalam bekerja. Yang baru saya sadari bahwa itu perlu. "SANGAT PERLU!".

Setelah beberapa kali lembur sampai malam dan lembur di hari libur yang ternyata malah bikin saya jatuh sakit karena nggak biasa memforsir diri, saya memutuskan untuk tidak lembur sampai malam "di kantor". Atau lebih tepatnya saya tidak mau lembur di kantor.

Iya. Diruangan kantor, meja saya di kantor bahkan komputer saya di kantor.

Bukan berarti saya karyawan yang membangkang karena tak mau lembur. Bukan!

Hanya saja saya memilih untuk lembur ditempat lain, dimana saya bisa lebih rileks dan santai, tapi tetap menghasilkan sesuatu.

Memang.
Ketentuan "mendapat uang lembur" adalah lembur di kantor dari jam tertentu sampai jam tertentu. Dan saya pun tidak munafik kalau saya pun membutuhkan uang. Tapi itu bukan prioritas saya saat ini.

Saat ini, saya tengah menjalani kehidupan dua alam.
Katakanlah itu bekerja di siang hari, dan kuliah di malam hari. Kedua - duanya sama - sama butuh perhatian saya dan konsentrasi penuh saya.

Kalau lembur diluar nggak dibayar.

Saya sih nggak masalah.

Anggap lemburan saya adalah salah satu bentuk loyalitas saya dengan perusahaan. 

Bonus karena masih memberikan toleransi atas ketidak-mauan saya untuk lembur di kantor.

Keadaan yang membuat saya harus punya idealisme adalah. Saya kuliah menggunakan hampir separuh uang ayah saya (saya belum mandiri 100%).


  • Jika saya terlalu fokus bekerja dan mengabaikan kuliah saya, saya mengecewakan beliau. 
  • Jika saya terlalu fokus kuliah dan mengabaikan pekerjaan, saya bisa saja kehilangan pekerjaan saya dan menyebabkan biaya kuliah harus ditanggung 100% oleh ayah saya. Ditambah biaya hidup per bulan-nya. 
  • Jika saya fokus bekerja, tapi kuliah saya mundur dari jadwal, ayah saya pun tetap harus membayar biaya tambahan semester dan itu artinya, saya membuang - buang uangnya dan uang saya selama 1 semester.
  • Jika saya memilih fokus bekerja, ayah saya pasti melarang. Karena beliau ingin anak perempuannya lebih memilih pendidikan dibanding karirnya. Dan itu berarti, jika saya berhenti bekerja, beban kembali kepada ayah saya.
Beberapa "jika" diatas adalah realita yang membuat saya mau tidak mau harus memiliki idealisme yang mungkin sama - sama menyusahkan banyak pihak.
  • Pertama, perusahaan. Jika saya tidak lembur, atau lembur diluar, koordinasi akan lebih sulit.
  • Kedua, keluarga saya. Jika saya ingin lembur diluar kantor, otomatis waktu bersama dirumah akan lebih sedikit. Dan waktu untuk pulang akan lebih sempit.
Saya sadar, kontribusi saya ke perusahaan masih sedikit sekali dibanding dengan teman - teman saya yang lain. Tapi apa daya, banyak keadaan berbeda dibanding teman - teman kantor saya yang membuat saya harus ekstra pinter - pinter bagi waktu dan tenaga.

Setelah membaca bagaimana cara bekerja orang jerman, saya terinspirasi untuk menentukan idealisme dan ritme bekerja saya sendiri yang lebih efektif.

Saya memutuskan untuk fokus bekerja dari jam 8 - 17 setiap harinya. Dan tidak membawa pekerjaan ke rumah. Serta tidak lembur di kantor.

Itu artinya, pekerjaan saya sudah harus selesai sebelum saya sampai di rumah.

Jika tidak selesai?

Saya harus siap bangun lebih pagi dan keluar dari rumah lebih pagi untuk melanjutkan pekerjaan saya. 

Kalau harus mengejar sebuah deadline yang memang sangat butuh lembur? saya mengambil waktu lembur diluar kantor. Tidak dirumah. Saya bisa pergi ke perpustakaan atau laboratorium riset untuk melanjutkan pekerjaan saya sebelum saya pulang kerumah.

Yang pasti suasananya harus lebih rileks.

Karena keadaan lembur di kantor itu penuh dengan kelelahan siang hari yang kadang membuat saya merasa lebih stress dibanding biasanya.

Kadang, secara tiba - tiba ada meeting dimulai sejak jam 5 sore hingga kadang sampai jam 9 malam, bahkan kadang lebih dari itu yang mengharuskan saya untuk tidak hadir di perkuliahan saya.

Yang padahal, masih ada pagi hari dari jam 8-10 yang mungkin bisa lebih produktif jika ingin melakukan meeting untuk membahas sesuatu.

Begitulah.

Ada keadaan yang memang perlu idealisme kita dan perlu kita pandang dengan realistis.

So? Selamat bekerja semua.




Salam sayang..

-fk
Publisher: FK - 10.28

Rabu, 19 November 2014

, ,

BBM naik? Pake Line aja, siapa tau ketemu teman alumni.

Bismillahirrohmanirrohim..

Fa..fa.. Nggak ikutan ngasih pandangan tentang kenaikan BBM fa?

Mayes. Nanti aja kalau udah nggak pada rame ngasih pendapat tentang kenaikan BBM. Biarin nanti udah basi juga.

Kenapa enggak sekarang aja?

Kalau sekarang, itu jadi isu sensitif. Beda pendapat dikit aja orang gampang sakit hati. Udah gitu dua kubu baik yang nggak setuju sama yang enggak sama - sama punya alasan. Sama - sama punya kepentingan sendiri yang tersirat dari kepentingan bersama.

Terus kamu sendiri setuju enggak?

Abstain. Dua pendapat sama - sama kuatnya. Saya setuju nggak naik, nanti dibilang nggak liat fakta. Setuju naik, nanti dibilang sok kaya -_-. Serba salah kan. Mending diem.

Kan pendapatnya menurut kamu?

Gimanapun udah dibilang berulang kali itu pendapat kita, tetep aja orang mah. Kadang ada aja oknum dari pihak dua pendapat itu yang sama - sama saling ngotot dan ngomong ga penting. Sama - sama tetep menganggap kita bebal.

Jadi kamu takut mengungkapkan pendapat?

Nggak. Tapi berusaha mengungkapkan pendapat di saat yang tepat. Kalau saat ini langsung sih kurang tepat kata saya. Soalnya udah banyak yang "ahli" beneran maupun "ahli" dadakan yang ngasih komentar dan pandangan pribadi soal kenaikan BBM itu.
Da saya mah percaya mereka yang punya pandangan pribadi seenggaknya yang "ahli" beneran dia research dulu keabsahan berita dan data yang dia dapet.
Da akumah apa atuh.
Bensin aja masih suka campur - campur.
Paling kalau nanti saya udah bikin polling sendiri yang memang saya bisa pertanggung jawabkan datanya, baru saya nulis :D
Publisher: FK - 20.22
, , ,

Klise

Mata memandang sendu.
Bukan sedih merambat dihati,
Bukan marah lantaran emosi,

Mata memandang hanya di sudutnya.
Tak mampu menengok,
Tak mampu memandang,
Takut kalau ini hanya fatamorgana.

Wajah dalam mata itu

Ya..
Aku malu..
Aku malu memandangnya dengan menggebu
Aku malu jika dia tau

Mungkin,
Gambaran wajahnya yang tak sempurna di anganku
Sudah lebih dari cukup mengisi kagumku
Lebih dari cukup untuk tidak terlalu mengharap
Lebih dari cukup untuk tidak diteruskan

Hanya dari mata kaca
Klise - klise itu merangkai sebuah kata

Simpan.
Rapi.
Dalam.
Untukmu.

Untukku?
Ya..
Hanya untukku.
Bukan kamu,
Atau siapapun.
Publisher: FK - 19.26

Don't!

Bismillahirrohmanirrohim..

Jangan posting kalau lagi emosi atau lagi kesel sama orang!
Reminder supaya isi tulisan bikin adem.
Publisher: FK - 13.51

Selasa, 18 November 2014

, ,

Cerita sore ini

Bismillahirrohmanirrohim..

 Dearest reader, meskipun postingan ini nggak penting - penting banget, saya cuma mau cerita salah satu kejadian yang bener - bener nikmat Allah.

Meskipun bukan kali ini aja kejadian ini terjadi, cuma ya baru kali ini aja kejadiannya bisa di posting. Hahahaha *nggak penting pisan*

Jadi gini ceritanya,
Nggak tau kenapa, *karena suatu alasan* saya kesel banget sama orang. Diem - dieman aja kayak belut cacingan -_-

Yaudah, bete.


Akhirnya, memutuskan untuk sholat aja. Kebetulan juga udah maghrib. Alhamdulillah.
Pertama - tama, diperjalanan mau ke mushola teh bawaannya kayak bawa bara api di pikiran, di hati, berasa flaming gitu pas dijalan.

Jadi kayak macam katnis everdeen di poster mockingjay. Hahahaha

Pas dijalan pun, udah dengan gaya dan amarah *cieile* merangkai kata untuk nulis blog, yang rencananya pengen ngungkapin amarah *okey itu niat gak baik, ga usah diikutin*.

Sampai toilet, merangkai kata lagi.

Tapi pas wudhu, siraman air pertama di kulit tangan sebelum wudhu bikin tiba - tiba sendu. Kumuran pertama mata berlinang, basuhan pertama, air mata jatuh.

Kenapa?
Saya juga nggak tau.
Rasanya itu yaa gimana ya? susah diungkapkan dengan kata - kata.

Pas sholat nih.
Nggak ada perasaan apa - apa. Fokus aja sholat. Nggak mikir apa - apa.

Ternyata, setelah selesai sholat, saya lupa tadinya teh mau posting apa. Mau nulis apa.

Sampe postingan ini diterbitkan pun, saya masih nggak inget mau nulis apa seputar amarah saya tadi.

Ya Allah..
Sholat itu luar biasa.

Sesuai pisan sama sunnah Rosul.

Kalau marah, istighfar,
Masih marah, pindah posisi.
Masih marah, wudhu.
Masih marah sholat.

Dan keajaiban emang selalu dateng kalau mengimplementasikan baik salah satu maupun semuanya.

Nikmat Allah yang paling luar biasa yang selalu bikin saya seneng dan nggak bosen untuk terus - terusan implementasiin itu ketika dalam keadaan emosi memuncak.

Da namanya perempuan mah, kalau emosinya udah memuncak, nggak dikeluarin dalam bentuk omelan dan ceracau nggak jelas, ujung - ujungnya ya nangis.

Dan saya lebih ke opsi yang kedua.
Cengeng?
Enggak lah.
Da saya mah jarang nangis juga. Paling kalau kesel pergi dulu kemana, kalau udah parah banget, "pukulkan saja temboknya, itung - itung ngetes kekuatan betonnya".

Dan pada akhirnya, saya bisa ketawa - ketiwi lagi.
Bahkan orang - orang yang tau beberapa menit lalu saya kesel, tiba - tiba saya udah ketawa aja pada bingung.

Jadi gitu ceritanya.

Terima kasih sudah sudi mampir.

-fk-
Publisher: FK - 19.10

Non sense

Bismillahirrahmanirrahim..

Mungkin bukanlah sebuah kebanggaan.

Melakukan hal sepele, yang seharusnya sudah dilakukan sejak 15 tahun lalu.
Yang seharusnya sudah menjadi agenda rutin.
Yang seharusnya tak perlu makian atau hinaan untuk berubah.

Bodoh ya?

Iya!

Saat orientasi berbeda,
Saat prioritas tak sama,
Saat keadaan tak bersahabat.

Saat menyalahkan diri sendiri masih kurang cukup untuk memuaskan hati mereka.

Lantas aku harus apa?

Memecahkan gelas biar ramai?
Memaki angin biar lega?
Mencuri api biar terbakar?

Mungkinkah aku harus membenci hujan.

Yang setiap ia datang, segala perasaan membanjiri.

Rasa bersalah akibat kewajiban lain.
Yang seharusnya tak terabaikan.
Yang seharusnya di prioritaskan.

Iya..

Seharusnya gelas itu tidak pecah.
Angin itu tidak tertahan.
Api itu tetap pada tempatnya.

Iya..

Seharusnya yang seharusnya itu tidak perlu diperbincangkan lagi.
Publisher: FK - 16.36

Senin, 17 November 2014

,

Suara Hati Seorang Kekasih

Bismillahirrohmanirrohim..

Kali ini, lagi ditengah nonton AADC. Sebenernya nggak nonton juga sih, cuma dengerin betapa lucunya dialog - dialog dan kelakuan pemainnya :D

Nah, ini ada lagu yang melow yang menurut saya lumayan enak didengar. Sebenernya instrument-nya yang lebih enak didengar.

Judulnya "Suara Hati Seorang Kekasih"
Lagunya AADC banget.

Hanya namamu di hatiku
Jiwa dan raga takkan berdusta
Namun terkadang
Cinta terusik benci sesaat
Seribu musim takkan bisa
menghibur hati yang penuh marah
entah mengapa berpisah
saat mulai menjalin
Suara hati seorang kekasih
Bagai nyanyian surgawi
Takkan berdusta
Walau ketamakan merajai
Diri yang penuh emosi
Jauh di dasar hatiku
Tetap ku mau
Kau sebagai kasihku
Asli.
Posting ini cuma seru - seruan aja ditengah rumitnya dan rudetnya kerjaan yang Alhamdulillah, sudah mulai selesai sedikit longgar dan memberikan saya ruang untuk bernafas.

Jadi.. Maap yaa kalau postingan kali ini super random.

Thank you readers, udah mau baca tulisan kali ini :D
Publisher: FK - 21.55

Minggu, 16 November 2014

, , , , , , ,

Skinny Jeans?

Bismillahirrahmanirrahim..

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh..

Dear All readers..

Asli! Kepengen posting tentang skinny jeans gara - gara liat bang Raditya Dika di acara creative writing dan dia pake skinny jeans.

Ya, sebenernya nggak apa - apa banget sih, asalkan "pantes" dan orangnya ngerasa pede mah.
*ilustrasi*

Terus? Kenapa mau bahas skinny jeans?
Punya cerita lucu tentang skinny jeans?
Atau punya unek - unek soal skinny jeans?

Nggak juga sih.

Cuma katanya si bang Raditya Dika, kalau ada yang bikin gelisah, dijadiin tulisan (cerita lebih tepatnya) bisa jadi salah satu cerita yang bagus. Mungkin lain kali saya akan bikin cerita hidup tentang "Laki - laki dan perempuan generasi Skinny Jeans". Biar kekinian.

So, aslinya nulis tentang skinny jeans juga bukan karena mau mengomentari atau gimana. Cuma ada kegelisahan yang membuat saya harus mengemukakan kegelisahan saya itu.

Gak apa - apa ya?
Maaf intronya kepanjangan..hahaha

Skinny Jeans?
Ada apa dengan skinny jeans?

Sejujurnya ini menjadi concern saya terhadap fashion selama beberapa tahun terakhir *gaya*. Skinny jeans menjadi salah satu mode fashion yang lumayan masih diminati hingga saat ini.

Pertama kali mengenal Skinny jeans itu waktu SMA. Kalau nggak salah sekitar tahun 2008, temen - temen perempuan (se-gank) rame banget pada pengen punya "Celana Pensil", yakni celana yang makin kebawah makin sempit/ngepas kaki. Alasannya kepengen adalah karena bisa kelihatan lebih tinggi. Itu tahun pertama tau kalau ada celana yang namanya celana pensil atau yang lebih kekinian disebut "Skinny Jeans".

Apakah saya pernah coba?
Pernah.

Jadi ceritanya kenapa saya bisa "khilaf" mencoba celana itu adalah karena mamah yang beliin dan itu baju lebaran. Karena sayang mamah dan musti berbakti, dipakailah celana itu. Meski lebih banyak dianggurinnya.
Waktu itu, saya lagi nggak bisa ikut untuk beli baju lebaran (ada keperluan buat kuliah kalau nggak salah). Jadi minta dibeliin aja sama mamah. Karena mamah taunya saya fashionable, jadilah sama beliau dibeliin skinny jeans yang lagi "in" saat itu.

Setelah barang diterima oleh saya, ekspresi saya saat itu adalah "Pengen Nangis". Antara yang kesel, nggak tega, sama males kalau pakai celananya.

Pemikiran pertama setelah 1 detik pakai "Skinny Jeans" adalah "Ya Allah, ini celana sempit banget (padahal ukuran L, dan ukuran normal saya M), mau wudhu susah, mau jalan susah".

Setelah itu, skinny jeans itu hanya dipakai tidak lebih dari 20 kali sejak tahun 2009. Dan sekarang celana itu saya hibahkan untuk adik saya.

Kejadian terbodoh apa yang bikin malu pakai skinny jeans?
Jadi gini, waktu itu ada acara mentoring yang sebenernya nggak wajib - wajib banget buat dateng. Cuma mungkin karena Allah udah nyuruh "Taubat kamu ifa!", akhirnya saya sama niri dateng ke acara itu.

Dan..
Tahukah?
Salah kostum pisan!
Saat teteh - teteh dan temen - temen yang ikutan mentoring pada anggun dan cantik (cewek banget), saya dateng sama niri, masuk Aula dengan kostum skinny jeans.

Ya Allah. Malu pisan lah!

Sejak saat itu saya taubat dan nggak pernah lagi sama sekali pakai skinny jeans kemanapun.

Usut punya usut, disana saya juga dijelaskan kenapa perempuan "Lebih baik nggak pakai skinny jeans".
Alasannya adalah untuk masalah kesehatan reproduksi perempuan.
Tentunya kita sebagai perempuan, pasti mau dong bisa punya anak? Nah disanalah yang jadi titik temu dan alasan kenapa nggak terlalu baik pakai skinny jeans.

Katanya, kalau perempuan pakai baju ketat - ketat, nanti bisa menjepit ovarium dan organ reproduksi perempuan. Akibat paling parahnya adalah "Kemandulan". Off course! Saya langsung berhenti saat itu juga.

Emang perempuan aja yang kalau pakai skinny jeans bisa mandul? 
Siapa bilang?
Itu kan baru cerita dari sudut pandang saya sebagai perempuan.
Laki - laki juga bisa rusak organ reproduksinya kalau sering - sering pakai celana super ketat.

Pendapat saya tentang laki - laki ini saya dapet banyak di internet. Yaa, memang sih, nggak ada temen saya yang jadi korban (Semoga nggak ada), jadi kalau ada yang bilang, banyak diluar yang pakai skinny jeans bisa punya anak, yaa nggak salah juga. Soalnya yang saya liat sekarang, laki - laki yang pakai skinny jeans masih pada muda. Belum ada yang nikah dan belum ada yang punya anak.

So, nggak terbukti juga kalau "Suka pakai skinny jeans aman - aman aja."

Kan lebih baik kalau "Nggak pakai". Bukan "Nggak boleh pakai".

Balik lagi ke sudut pandang perempuan. Kan banyak tuh yang "kekinian" pada pakai skinny jeans, ada yang memang cocok kayak mbak diatas (karena beliau bukan muslimah) ada yang memang kurang cocok.

Kenapa kurang cocok? Semua pasti tau jawabannya mau laki - laki dan perempuan. Alasannya adalah karena berseberangan dengan kewajiban berjilbab.

Saya muslim, so, saya pakai sudut pandang saya sebagai perempuan muslim.

Kalau menurut saya, kalau ada perempuan berjilbab itu cantik, tapi lebih cantik dan lebih membuat saya iri kalau berjilbab dan pakaiannya sopan, rapi, longgar, nggak transparan.

Meskipun kelihatan kayak ibuk - ibuk katanya, tapi da menurut saya, selalu ada kecantikan perempuan yang tak terungkapkan dengan kata - kata. Tak terukur secara linier, tak terungkap secara eksplisit. Ada kecantikan yang lebih menawan dibanding sekedar "cantik" itu sendiri.
 Kalau laki - laki?

Ah, saya nggak terlalu paham tentang mode fashion laki - laki. Hehehehe

Tapi menurut saya, setiap laki - laki yang sholeh pasti tau bagaimana berpakaian yang lebih baik. Kalau semisal menggunakan skinny jeans bikin dia susah untuk wudhu, atau malah mengekspos bagian yang "Tidak pantas diungkap ke umum", pasti ditinggalin da.

Skinny jeans dipakai laki - laki?
Biasa aja.

Nggak terlalu memperhatikan gimana penampilan laki - laki. Laki - laki memang terlahir apa adanya (bukan makhluk pesolek), jadi kalau saya terlalu memperhatikan dan terlalu banyak berkomentar, nanti saya malah menjadikan mereka lelaki pesolek dong kalau sampai mereka bergaya ngikut - ngikut kata saya.

Khusus bang raditya dika, kemarin karena nggak sengaja aja ngeliat cara jalan beliau yang agak kesusahan gara - gara skinny jeansnya mungkin..Hehehehe *peace*

Btw saya kasih hadiah ilustrasi laki - laki pakai skinny jeans.

Fans justin bieber pasti bilang dia keren atau pantes atau cocok. Tapi orang yang nggak ngefans seenggaknya mikir ulang lah :D

Overall, selera berpakaian adalah selera masing - masing dalam program "menjadi diri sendiri". Tidak akan pernah ada komentar dari siapapun, kecuali dia menyayangi kamu lebih daripada menyayangi dirinya sendiri.

Kebanyakan orang lebih sayang orang lain daripada diri sendiri.

So, mari kita seimbangkan menyayangi orang lain dengan menyayangi diri sendiri.

Kalau kita nggak sayang sama diri kita sendiri, gimana orang lain mau sayang sama kita?
Publisher: FK - 20.54

Sabtu, 15 November 2014

Could it be love?

Mataku tak dapat terlepas darimu,perhatikan setiap tingkahmu.

*asli, ini cuma tes posting dari aplikasi android.*

Terdampar di lab dan terjebak hujan.
Si arya lagi ngerjain e-learning sambil muter lagu raisa "could it be love"
Si gani lagi nyetel video minecraft
Andri lagi youtube-an
Bayu? Entah dia lg ngapain.

Publisher: FK - 21.44

Jumat, 14 November 2014

, ,

Kabar gembira untuk kita semua :D

Bismillahirrahmanirrahim..

Back to the past? Bukan!
Blog ini memang jadi saksi masa lalu yang "kelabag". Kelam tapi bahagia. Entah berisi catatan kemanusiaan ataupun catatan ketidakmanusiawi-an diri saya. Baik itu karena alay maupun karena galau banget.

Overall, saya merasa bangga karena blog ini bisa launching lagi setelah 1 tahun di setop karena alasan pribadi. *lebay, padahal gaul di tumblr*

Setelah blog ini dibuka kembali rasanya gimana?

Seperti separuh dunia saya kembali lagi.

Seperti punya temen baru yang sama sekali nggak protes gimanapun saya perlakukan dia.
Gitulah.
Saya pun nggak takut untuk jadi diri saya sendiri disini.
Entah itu cerita blak - blakan gimana bodornya saya, maupun cerita blak - blakan saya lagi kenapa. Kalau di tumblr, saya cenderung nggak terlalu terbuka. Soalnya kasihan orang - orang yang ngefollow saya kalau liat timelinenya penuh tulisan kurang bermanfaat.

Kalau disini?
Kalau ada manfaatnya orang bisa ambil, kalau nggak ada manfaatnya, orang bisa kenal saya.

Yes!
Meskipun di keduanya saya memang nggak boleh asal bicara (dalam bentuk tulisan). Karena kalau nggak manfaat buat orang lain, berarti saya melakukan hal yang sia - sia.

Saya cuma mau cerita betapa bahagianya kembali ke dunia per-go-blog-an.

Bukan go-blog yang digabung yang jadi kata ganti "bodoh" tapi kasar. Tapi go-blog yang mana orang - orangnya gaul di blog.

Alhamdulillah banget..

Allah kasih kesempatan untuk cerita disini, bodor - bodoran lagi, brainstorming lagi, sok puitis lagi, sok keren lagi, semoga kedepannya kata "sok" itu segera raib dari kosakata saya :D

Aamiin..

Jadi, readers..
Mohon maaf kalau menyakiti mata anda sekalian.

Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh

-FK-
Publisher: FK - 20.33

Lelah


Karena pada dasarnya aku manusia yang selalu merasa punya batas. 
Publisher: FK - 20.19
, , ,

Do'a untuk yang dicinta


Ada kalanya, dimana kamu akan lebih baik dan lebih berguna jika mendo'akan orang yang kamu cintai tanpa diketahui siapapun kecuali Allah. Ingat! Do'a yang tulus akan langsung sampai kepadaNya. Kebaikan pun akan langsung diturunkan untuknya.
Publisher: FK - 19.40
, ,

Diantara pria - pria

Bismillahirrahmanirrahim..

Diantara pria - pria..
Bukan salahku yang membuat aku berada di sekeliling pria - pria.


Di dunia kerja, di kampus, di game, di lab, dimanapun.

Bukan berarti aku tidak tahu diri karena menyusup sebagai satu - satunya makhluk yang memiliki perbedaan mendasar dari mereka.

Keadaannya adalah, berada di dunia "mayoritas" laki - laki inilah yang membuatku kerapkali menjadi  ada dalam perbandingan1:4.
Ya!
1 perempuan 4 pria.

Di ruangan kantorku pun, di meja developer, ditempati oleh 4 orang. 3 diantaranya pria dan aku "lagi", jadi satu - satunya perempuan di meja yang sekarang menjadi meja kerjaku.

Jadi satu - satunya developer perempuan disini, jangan dikira nggak sulit. Profesi "programmer" yang dianggap "tabu" oleh beberapa teman perempuan saya yang juga lulusan IT, mungkin menjadi salah satu alasan kenapa profesi ini terlihat sangat kurang feminim.

Satu hal yang saya pahami setelah hampir 2 tahun bekerja menjadi programmer adalah "WAJIB MANDIRI". Bukan berarti kalau ada error yang kita nggak paham kita nggak boleh tanya sama siapapun. Keadaan mandiri disini adalah kita wajib belajar menyelesaikan masalah kita sendiri.

Di dunia kerja, kita ditekan oleh deadline, dan masing - masing orang memiliki target yang harus dicapai. Kebayang dong, meskipun banyak mastah - mastah, tetep aja nggak bisa mantengin kerjaan kita selama seharian cuma untuk ngebantu kita ngilangin error.

Paling banter cuma 15 menit, terus ujung - ujungnya dikasih tau keyword untuk nyari problem solvingnya di internet.

Yeah!
Satu hal yang emang kurang woman-able banget.
Dan kadang ga saya pungkiri. Kadang saya sendiri bete juga.

Apalagi untuk orang yang nggak mau jadi programmer dengan alasan "nggak ngerti", atau "nggak mau pusing".

Akhirnya sebagai pelarian, saya lanjut main game yang emang lagi - lagi jarang ada dimainin sama temen - temen saya yang perempuan.

Yes! Counter Strike!

Kalau menilik ke teman gaul saya (yang akhwat) jarang pisan ada yang ngerti game gitu. Mereka tau saya suka main game gitu aja shock -_-

Untung aja seperti kata si arya saat lagi perang "lagian, kan ga mungkin bentuknya akhwat". Hahahaha iya juga sih. Di game mah jadi laki macho.

Padahal, jadi programmer itu bikin perempuan jadi cantik 1000 kali lipat loh.
Ini buktinya

Foto itu adalah foto mba sara chipps
Sara dikenal sebagai programmer wanita yang ingin mengajak kaum perempuan untuk terjun ke dunia teknologi. Dia pun mendirikan perusahaan dan website bernama Girl Develop It yang bertujuan mendorong dan memberi ilmu pada wanita berkecimpung di dunia programmer. Sara menilai para perempuan tidak perlu ragu untuk berkecimpung di dunia teknologi informasi. Dia cukup menyayangkan karena menurutnya, mayoritas atau sekitar 91% developer adalah kaum adam.
Selain di kantor, ketika main game pun, nggak jauh dari diantara pria - pria. Yeah! 1 team 5 orang, belum ditambah yang suka join di tim lawan 2 orang. dan dari 5 orang itu, 1 orang namanya FK, playernya perempuan.

Gitu - gitu reputasinya lumayan. Peringkat ketiga setelah arya dan gani. Hahahaha

Yeah.
Diantara pria - pria ini memang agak bikin ga enak hati, ga enak dikomentari.
Tapi da kumaha?
Belum mumpuni ngebangun kantor yang pekerjanya perempuan semua.

InsyaAllah deh ya September 2015 :D

Belum lagi dikampus. Temennya si ridho, edma, mas abid, mirza -_- udah itu aja..
Beneran kan?
Diantara pria - pria.

Ya Allah, maafin ifa kalau masih belum bisa jadi perempuan yang baik. Bimbing ifa supaya lebih baik lagi baik dalam kesendirian maupun keramaian.
Publisher: FK - 15.47
, , ,

aku bahagia


Bismillahirrahmanirrahim..
TERTAWALAH SEBELUM TERTAWA ITU DILARANG
Tagline dari sebuah acara komedi yang benar - benar terasa hari ini.

Ketika mencoba untuk tertawa, dibilang "Ifa *project* udah belum?" Saya jawab "lagi dikerjain pak" dijawab "kalau belum selesai jangan ketawa. selesai dulu baru boleh ketawa".

Wallahu a'lam itu bercandaan atau enggak.

Tapi..
keun weh.. da tanpa tertawa pun alhamdulillah aku bisa bahagia :D
Publisher: FK - 13.47

Kamis, 13 November 2014

, , , ,

Ada cinta?

Bismillahirrahmanirrahim..
Ini bukan tentang AADC ataupun Cinta yang ditinggal 12 tahun lamanya sama rangga (sama aja sih)..

Ini tentang "cinta" yang keadaannya undefined, unreleased, undo, dan un - un lainnya. meskipun keadaan si "cinta AADC" juga undefined dan uncontrolled.

Entah, apa karena lagi ngerasain banyak cinta karena seseorang yang tiba - tiba gitulah.*ini ga penting dijelasin*
Atau lagi galau karena kerjaan dan skripsi saling tuntut.
Atau lagi sok puitis berkat hujan yang turun tiap sore, yang bikin suasana "sok wet"

Tapi da itu..

Serasa jatuh cinta lagi aja..

Iyes!
Saat ini rasanya "jatuh" tapi "cinta".
Serasa jatuh karena berat banget dijalaninnya (astaghfirullah), tapi sekaligus merasakan cinta yang tak terucap dari "berat"nya masalah yang dihadapi.
Cinta yang tak harus menuntut status apa - apa.

Iya..
Cinta yang pure cinta karena Allah..
Cinta yang gak berharap imbalan, cinta yang bikin saya pengen keliatan "nggak stress".

Entah dari bos saya, maupun dari dosen saya, maupun dari teman - teman saya.
Luar biasa banget rasanya.

Itu dia..
karena saya nggak tau kenapa, makanya saya tanya.

Ada cinta?

Selalu sih!
Selalu ada cinta yang Allah titipkan disetiap perjalanan.
Yakin!
Kenyataannya, karena selama ini, saya dikelilingi oleh orang - orang yang alhamdulillah "tulus".

Saya cuma yakin.

Dalam keadaan se-tertekan apapun saat ini, esok akan selalu ada "cinta" baru dari Allah. Baik itu dalam bentuk kebaikan orang lain ke saya, maupun kemudahan menyelesaikan pekerjaan saya.

YA!
ALLAH ITU MAHA BAIK. NGGAK PANTAS AJA RASANYA KALAU KITA UDAH DIBAIKIN NGELUNJAK!
Thanks dearest reader.

-with love -

FK- 
Publisher: FK - 16.34

Rabu, 12 November 2014

Firasat

Dan kita tau,
Selalu ada sinyal yang kita tangkap
Dari siapapun.

Sinyal itu pun menyampaikan tanda berbeda beda diantara kita.
Ada sinyal "warning"
Ada sinyal "danger"
Ada sinyal "go ahead"
Ada sinyal "be careful"

Diri kita menangkap sinyal - sinyal tersebut,
kemudian mengubahnya menjadi firasat.


Publisher: FK - 15.33
, , ,

Allah Maha Membolak - balikkan hati


Bismillahirrahmanirrahim

10.30 WIB
Bandung, Suryalaya tengah no 28

Ya Allah..
Rasanya campur - campur pisan kepala sama hati teh :'(

Sampai bisa nyeletuk
Saya mau nikah aja, capek kayak gini.
Yes..
Pagi - pagi udah dapet omelan plus ancaman.

Ya Allah..
Da udah dijelaskeun teh murugul pisan..
Kudu apa aku Ya Allah :'(

Kalau pengen nikah di saat keadaan kayak gini, jatuhnya malah masalah. Karena niatnya cuma "lari sementara dari masalah".

Astaghfirullahaladzim..

11.04 WIB
Bandung, Suryalaya tengah no 28

Alhamdulillah.. setelah kekesalan yang terjadi sebelumnya, ternyata dipanggil oleh BOD.
Dan taukah apa yang terjadi?

Allah memberikan jawaban lebih baik.

Alhamdulillah.

Allah Maha Membolak - Balikkan Hati.

Pada akhirnya, saya meminta pada Allah.

Allah, diri ini tau, segala yang Engkau tuliskan untukku adalah yang terbaik. Diri ini penuh emosi dan ketidaksabaran. Jika itu datang kembali, buatlah aku tetap tersadar dengan posisiku saat ini. Buatlah aku tetap sadar dengan apa yang akan ku ucapkan dan akan kulakukan. Jika hampir - hampir kehilangan diriku sendiri, ringankanlah lisan mengucap istighfar untuk menjinakkan singa yang hendak keluar dari diri ini.
Dan pagi - siang ini saya belajar banyak tentang karunia terbaik-Nya.

Dimanapun itu, Allah tak pernah salah menempatkan hambaNya.

Thanks for reading dear readers.. 
Publisher: FK - 11.13

Selasa, 11 November 2014

, ,

Kamu ketahuan!


Assalamu'alaikum.. Selamat malam dear readers..

Nampaknya, setiap kali saya posting sesuatu, akan ada laki - laki random yang senyum - senyum sendiri membaca postingan saya.

Entah itu postingan isinya bener, maupun ngelantur nggak karuan kemana arahnya.

Dan mungkin, salah satu yang random adalah "kamu" yang baca postingan ini.

Iya kamuuuuuu...!!

Bisa juga perempuan yang random yang meng"iya"kan postingan saya. Atau gereget pengen komen blog saya.



Btw,
Terima kasih sudah mau mampir dan membaca blog ini. Semoga sedikit banyak ada manfaatnya (kecuali yang ini)
Publisher: FK - 20.30

Did you?


Why it's always like that you're running away from something?
Is everything alright?

How about this "bad" feeling?
Is it true?
Or it just me.
The one and only who always over thinking and over reacting?
Publisher: FK - 19.33
, ,

Perempuan mana?



Perempuan mana yang nggak suka kalau ada laki - laki yang ngaji, baca Al-Qur'an dan suaranya merdu. Tajwid dan makhraj hurufnya pas.

Konklusinya :
Ayat Al-Qur'an aja diperhatikan, apalagi kamu.

Publisher: FK - 15.21
,

Perempuan dan Counter Strike?

Bismillahirrohmanirrohim..



Semenjak terjadi BLBK( Blogging Lama Bersemi Kembali), rasanya kangen banget nulisin peristiwa super yang jadi catatan hidup saya tiap hari. Peristiwa yang Allah tuliskan sebagai tempaan maupun pelajaran bagi saya.

Jadi..
Maaf aja kalau blognya mendadak rame >_<

Tentang judulnya..
Judulnya sih bakalan lebih cocok "Aku dan counter strike".

Iyalah, soalnya nggak banyak perempuan yang suka main game macam gini. Kalau menilik ke temen - temen mah, nggak ada yang suka.

Temen yang masih di bandung, misalnya vera.
Ah, vera mah nggak mungkin main game ginian. Dia terlalu anggun untuk main game kayak gini. Meskipun pernah ada kejadian lucu yang bikin saya shock kalau vera yang pendiem bisa cerewet ke saya :p

Saya dan counter strike.
Udah lama tau game ini, tapi baru rajin main sejak 2 bulan terakhir. Selain karena baru punya temen main, alasan lainnya adalah cuma ini game yang saya suka banget sejak 2007 selain karena saya cuma bisa game ini *miris*.

Akibat bergaul sama kakak sepupu saya yang laki - laki. Jadilah gini.

Terakhir kemarin saya tanya sama seseorang "Apa kalau aku main CS, sisi ke-perempuan-an aku hilang ya? Aku cuma bisa main CS. Nggak suka game lain."

Dan dijawab "Nggak kok. Selow aja."

So,
Harap maklum aja kalau udah main game itu anteng liat layar terus - terusan :D
Publisher: FK - 14.21

adilkah?


Jika itu saya..
Saya akan memilih pergi..

Meninggalkan kota ini,
Atau meninggalkan kemungkinan - kemungkinan menyakiti orang lain,
menjauh dari radius mereka.

Jika dibandingkan dengan kemungkinan menyakiti,
Pergi jauh, sendiri atau dengannya,
Setidaknya menutup harapan bahwa "saya pernah ada dalam hidup mereka"

Setidaknya membantu mereka melupakan
Sakit kah?
Perih kah?
Pilu kah?

Jika saya yang memilih meninggalkannya,
Kenapa saya masih ada di sekitarnya?
Jika saya memilih menghiraukannya,
Kenapa saya masih ada dalam jarak yang masih mampu terakses olehnya?

Siapapun yang tersakiti sebelum atau sesudahnya,
Itu hanyalah ujian empati saya rasa.

Apa saya akan egois dan tetap ada dalam jangkauannya,
sedangkan saya sudah menghancurkan hidupnya
berkeping - keping.
tak utuh lagi
Saya bawa pergi mimpinya bersama kepergian saya.

Adilkah?
Untuk saya maupun dirinya?

Jika dan hanya jika itu saya..
Publisher: FK - 01.19

Senin, 10 November 2014

, , , ,

Jatuh? Cinta?

Draft 2011

Tidak mudah mengatakannya..
Sekilas, rasanya hanya semacam kagum berlebih..
Tiada follow up, ataupun kejelasan akan bagaimana nantinya..

Seseorang pernah bilang padaku
"Wanita itu mudah jatuh cinta"

Apakah juga mungkin seorang wanita mencintai dua orang sekaligus pada saat yang sama?

Ataukah saat ini dia sedang terjatuh?

Atau mencoba menjatuhkan diri sekedar untuk mengiba?

Jadi?
Ini jatuh? atau cinta?

Jangan tanyakan waktu karena ia pun takkan mampu menjawab.
Ia hanya mampu menunda jawabannya saja.

Jangan pula tanyakan bulan.
Karena bulan hanyalah perpanjangan waktu, yang sama sekali tak membantu.

Tanyakan pada hati.
Tempat dimana segala sesuatunya dimulai.
Tempat dimana segala sesuatu akan diakhiri.

Jika kau masih belum menemukan dimana hatimu?

Mungkin aku bisa membantu mencarikannya.
Dan mungkin, jika telah aku temukan, kau izinkan aku tinggal dan merawatnya.
Memperbaiki segala kerusakannya.
Menjaganya agar tidak dirusak oleh siapapun lagi.
Publisher: FK - 23.46
, , , ,

Saya Cantik

Ada satu sisi yang membuat saya merasa "cantik".
Bukan berarti menyombongkan diri, tapi setiap perempuan harus merasa dirinya cantik karena suatu hal.

Meskipun bukan paras yang menawan, bukan pula hati yang indah layaknya bidadari syurga, meskipun hanya ada diri yang penuh kekurangan dan segala minus tambahan lainnya.

Apa yang membuat saya cantik?

"Saya berusaha untuk selalu bersyukur dengan keadaan yang saya miliki. Dan tidak mengubah apapun selama tidak dibutuhkan untuk alasan yang dibenarkan"
Publisher: FK - 22.52
, ,

Jalan - jalan murah


Salah satu cara menghemat perjalanan adalah
BANYAK - BANYAK CARI TEMEN DI KOTA TUJUAN
Publisher: FK - 13.49

Minggu, 09 November 2014

, , ,

Orang paling miskin?


Katanya
"Segala sesuatu yang mahal, bisa dipalsukan"
Contohnya :
Emas, berlian, dan segala sesuatu yang berharga ada aja oknum yang memalsukannya.

Kalau dibilang miskin, saya merasa miskin saat ini.
Iya..
Membayar sesuatu yang "Mahal" untuk sebuah keaslian, ternyata dipalsukan.

Iyes..iyes..
Apaan itu?
Banyak..
Dan semuanya "Mahal"

Terus gimana?

Yaudah..
Mau gimana lagi..

Udah bayar mahal, tetap bayar kesalahan orang lain?

Jadiin pelajaran aja..

Untuk waktu yang berharga sangat mahal, jangan mempercayakannya pada siapapun. Kamu punya waktumu sendiri, kamu mengaturnya. Jangan jual dengan murah karena kamu ingin membeli sesuatu yang mahal dari orang lain.

Publisher: FK - 17.12

Rabu, 18 Juni 2014

Penghargaan HAM ?

Penghargaan HAM ?
Kenapa tanda tanya-nya besar dan di bold? terus merah lagi.
Ya itu yang saya pertanyakan disini..

Assalamu'alaikum.

Ada yang tau tentang " penghargaan Yap Thiam Hien "? Siapa prakarsanya, untuk apa ada penghargaan itu? siapa yang ada dibalik penghargaan itu dan apa asas dan penilaian penghargaan itu.
5W 1H deh.

Saya cuma lagi penasaran.
Kok sebegitu kolotnya pemikiran "orang modern" yang katanya dapet penghargaan itu, tentang penyebaran HIV/AIDS kalau dolly ditutup.

katanya "Kompleks prostitusi membuat pemantauan lebih mudah, karena HIV bisa langsung diketahui di tempat itu juga. Dengan menutupnya maka penyebarannya justru semakin liar dan tidak terkendali" (dicatut dari salah satu berita online).

Yang kita harus lakukan bukanlah memantau penyebaran virus HIV ibu, tapi bagaimana menghentikan penyebaran virus tersebut.

Mungkin di kalangan kompleks prostitusi bisa dipantau, diluar itu? apa bisa menjamin kalau prostitusi nggak ditutup virusnya ga akan nyebar?

Justru menurut saya, kalau tempat itu dibiarkan tetap terbuka, justru penyebaran bisa makin "tak terkontrol". Banyak orang keluar masuk kompleks itu. Siapa yang tau diluar kompleks "orang tadi" juga menyebarkan ke orang lain.

kalau yang dipermasalahkan karena melanggar HAM? dimananya? Justru membiarkannya tetap terbuka adalah pelanggaran HAM berat (kalau kata saya, mengingat HAM bukan cuma masalah ekonomi).

Masalah disana bukan hanya masalah ekonomi (yang selalu jadi alasan HAM). Banyak masalah kesehatan, psikologi, pendidikan dan masa depan.

Pemulihan kondisi itu butuh proses bu, nggak satu hari atau 2 hari. Toh mereka juga difasilitasi untuk hidup lebih layak. Mensos dan gubernur memberikan santunan, juga untuk penderita HIV diberikan rehabilitasi. Untuk yang kehilangan usaha diberi pelatihan wirausaha.

ibu itu menilai :
penutupan tersebut terlalu naif dan tidak mengena pada inti persoalan. Persoalan besar yang dihadapi adalah stigma negatif yang kotor yang sudah terlanjur melekat pada pekerja seks.

kata ibu itu "Padahal belum tentu mereka kotor, buruk, setan, dan sebagainya. Yang terjadi sebenarnya adalah orang tidak pernah bertanya kepada mereka kenapa mereka ada di sana?".

Ibu harusnya tanya, mereka mau nggak sih berhenti dari pekerjaan itu?
kalau pertanyaan ibu yang ibu tanyakan ke mereka, kita sudah cukup sering mendengar alasannya.

Oiya satu lagi.
Yang jadi salah satu alasan penutupan Dolly adalah anak - anak. Bu Risma ingin anak - anak disanan mampu tumbuh menjadi anak yang berprestasi. Mampu menjadi anak yang baik. Mampu bersaing dengan anak lainnya.
Mimpi mereka masih tinggi. Harapan mereka masih luas. Bu risma tidak ingin "kehidupan dolly" menjadi benteng bagi mereka.

Kalau ibu rewel masalah penyebaran HIV di kompleks lokalisasi, saya mau ingetin ibu. Mungkin ibu lupa.
  • HIV nggak cuma tertular karena hubungan seksual bu.
  • Para pengguna narkoba juga bisa terkena.
  • Orang yang melakukan tranfusi darah juga bisa terkena.
  • Ibu hamil dan menyusui juga bisa menularkan ke anaknya bu.

Meskipun penularan diluar itu ga sebesar di kompleks lokalisasi, sebaiknya ibu nggak hanya rewel karena dolly ditutup, perkembangan HIV tak bisa dipantau.

-Oke. itu aja buat penghargaan "Yang Disebutkan Diatas"
Publisher: FK - 12.14

Selasa, 17 Juni 2014

, , , , ,

Jualan kue kering

Assalamu'alaikum.
Dearest all readers.

Kebetulan banget, lagi belum ada kerjaan [lagi]
saya mau bantu teman saya jualan kue kering.

Untuk persiapan lebaran.
Yuk dipesan.

Warnai lebaran yang penuh aneka warna dengan kue yang juga aneka warna. Dijamin bikin keluarga makin betah berlama - lama silaturahmi ke rumah kita.
Dan pastinya anak - anak ga akan bosan.

Satu toplesnya ukuran toples 500gr.
Bentuk kuenya unik dan lucu. Jarang - jarang ada yang se-kreatif ini untuk kue kering.

Made by order. Jadi udah pasti fresh.

Mau order atau tanya - tanya bisa melalui media ini :

Whatsapp : 0821 1838 8605
BBM : 75C5C671
Line : ifakhasanah
Hatur nuhun..








Publisher: FK - 16.49

Nggak ada yang gratis?

Assalamu'alaikum.
Okay.
Ini adalah percakapan yang begitu aja berkecamuk di dalam pikiran saya.

Melihat project yang tak kunjung selesai karena ditumpuk kerjaan lain dan lain, saya mikir buat bayar orang aja untuk menyelesaikan project saya (itung2 belajar jadi pemilik usaha #aamiin).
Saya akui, mungkin time management saya masih kurang sekali. Apalagi project management. Mengingat selalu ada project dadakan yang harus cepat hari ini, sedangkan saya masih ada kerjaan lain.

Ya beginilah dunia kerja.

Sampai terpikir ke pikiran saya bahwa
Nggak ada yang gratis
Ok. Iya kok saya tau.
Tapi saya juga mikir.
Udara itu gratis, Allah kasih gratis buat kita.
Buah2an di alam itu gratis Allah kasih buat kita.
Tenaga itu Allah kasih gratis buat kita.
 Kecerdasan itu gratis Allah kasih buat kita.

Kontras kan?

Kalau gitu harusnya kita bisa hidup santai semua.

Ga perlu mikirin besok makan apa karena gratis.

Iya.. harusnya sih bisa gitu.

Cuma ternyata ada kondisi yang membuat kita harus membayar semuanya.
Saat yang lain berusaha, ada yang malas.
Yang berusaha pantas dapat nilai lebih.
Finally.

Yang berjuang lebih keras memang lebih berharga.
Publisher: FK - 13.52

You are?

Jadi sebenarnya, kamu itu masalah yang harus saya binasakan (selesaikan) atau solusi yang akan membantu saya?
Silahkan pilih sendiri.
Publisher: FK - 13.12

Back from the grave (anggap aja gitu)

My First posting.
Assalamu'alaikum.
Hi. Me again.

Setelah sekian lama, blog ini tidak ada update (saya private). Akhirnya sekarang saya buka lagi diri saya.
Terserah mau dibilang ga bisa move on atau gimana. Kenyataannya masa lalu saya lebih indah, dan meskipun saya mau balik lagi, saya ga bisa balik lagi. Jadi saya stay di masa kini dan dikit - dikit mulai berjalan menuju masa depan.
Publisher: FK - 13.07