mungkin, aku tidak akan sekonyol ini
jika bukan kamu..
ataupun bayang - bayang kamu..
karena ternyata..
setiap aku berfikir
disana hanya ada kamu...
tidak usah mengingatmu adalah hal terkonyol yang tidak pernah aku fikirkan sama sekali
-random
Kamis, 12 April 2012
Rabu, 11 April 2012
Selasa, 10 April 2012
aku, puisi
[story] jeritan mereka yang tak tersentuh
-sebuah tamparan untuk kita, bukan untuk menghakimi, pandanglah dari berbagai sudut, NO JUNK
duhai kalian..
yang berada di barisan depan perjuangan dakwah..
tidakkah pernah kalian melihat kami..
kami..
yang ada dibelakang kalian..
yang mana kami juga menauhidkan namaNya dalam hati kami..
yang mana kami juga mencintai Rasul kami..
sebagaimana kalian mencintai Rasul kalian..
Rasul kita..
tidakkah kalian tau??
tidakkah kalian merasa??
bisakah kalian lebih peka sedikit saja..
kami tidak minta banyak..
hanya sedikit..
sudah cukup jika kalian berkenan menolehkan wajah kalian pada kami,
membagi ilmu kalian..
dan kalian anggap kami bagian dari perjuangan dakwah kalian..
kami memang bebas..
tapi taukah kalian??
kalian fikir kami tidak takut neraka??
kami takut..
bahkan mungkin kami lebih takut daripada kalian..
kalian..
yang hatinya selalu tertaut pada Al-Qur'an..
yang lidahnya selalu berdzikir menyebut namaNya..
sedangkan kami..
kami masih belum tau..
mengapa kalian bisa, tapi kami tidak..
jika kalian bertanya..
mengapa tidak kami yang mendekati kalian?
bolehkah kami bertanya kembali?
bagaimana kami bisa mendekati kalian??
kalian terlalu betah berada di zona nyaman kalian..
kalian terlalu senang berjalan bersama saudara kalian, yang satu pemikiran dengan kalian,
kalian lupa kami..
kalian tidak menoleh pada kami..
taukah kalian..
kami juga saudara kalian..
dalam hati kami, masih ada tauhid meng-esa-kan namaNya
kenapa kalian memalingkan wajah?
seolah takut kami membawa pengaruh buruk bagi kalian..
kenapa kalian menjauh dari kami?
seolah kami sudah dipastikan masuk neraka dan tidak akan tertolong lagi..
kalian fikir, kami tidak takut siksaanNya?
kami takut saudaraku..
sangat takut..
mengingat diri yang jarang solat dan sering maksiat..
tapi..
kalian meninggalkan kami..
kalian sibuk mengkader saudara kalian yang satu pemikiran..
yang seharusnya, mereka bisa membagi ilmunya pada yang lain..
pada orang - orang seperti kami..
ketika kalian menoleh pada kami..
kami senang..
tapi semua berubah..
ketika tengokan kalian pada kami, menakuti kami..
membuat kami gerah..
bukan kami tak tau..
sekali lagi..
bukan kami tak tau..
hanya saja ilmu kami masih sedikit dibanding ilmu kalian..
ketika kalian menyebutkan suatu dalil..
kami paham..
tapi..
bisakah kalian lemah lembut pada kami..
tidak menjudge seolah kami tidak tau apa-apa..
ingat..
Rasul dakwah bukan hanya dengan lisan..
segala perbuatan beliau..
tingkah laku beliau..
semuanya adalah bagian dari dakwah..
bagi kami..
dakwah itu..
bukan hanya lisan lancar menyebutkan dalil - dalil dari Al-Qur'an dan Hadits..
tingkah laku, sopan santun, keramahan,
bagi kami..
itu semua bagian dari dakwah..
jangan salahkan kami jika kami marah..
jika kami gusar..
jika kami resah..
melihat kalian,
yang seyogyanya lebih paham dari kami,
mendakwahi kami dengan cara keras..
kami tidak suka cara doktrinasi..
apa bedanya dengan cara kaum lain??
bukankah islam memberikan kedamaian?
bukan islam yang salah..
sekali lagi..
bukan islam yang salah..
tapi pemaknaan pada pola pikir seseorang yang berbeda - beda
yang kadang tidak di implementasikan secara seimbang
menjadikan semuanya jadi abu - abu
sekali lagi saudaraku..
setidaknya,
janganlah kalian judge kami..
kalian tidak tau sama sekali apa yang ada di fikiran kami
kalian tidak tau sama sekali apa yang ada di hati kami..
hanya kami dan Allah yang tau..
bantulah kami..
bimbing kami..
sedikit - sedikit..
jangan lari dari kami..
jangan takut pada kami..
seolah kami akan memberikan pengaruh yang sangat buruk pada kalian..
sumber : ini
===========================================================
buka mata kita..
buka hati kita..
dakwah itu bukan hanya lisan..
tapi juga perilaku..
sikap..
merupakan bagian daripadanya
-nfk Publisher: FK - 08.56
duhai kalian..
yang berada di barisan depan perjuangan dakwah..
tidakkah pernah kalian melihat kami..
kami..
yang ada dibelakang kalian..
yang mana kami juga menauhidkan namaNya dalam hati kami..
yang mana kami juga mencintai Rasul kami..
sebagaimana kalian mencintai Rasul kalian..
Rasul kita..
tidakkah kalian tau??
tidakkah kalian merasa??
bisakah kalian lebih peka sedikit saja..
kami tidak minta banyak..
hanya sedikit..
sudah cukup jika kalian berkenan menolehkan wajah kalian pada kami,
membagi ilmu kalian..
dan kalian anggap kami bagian dari perjuangan dakwah kalian..
kami memang bebas..
tapi taukah kalian??
kalian fikir kami tidak takut neraka??
kami takut..
bahkan mungkin kami lebih takut daripada kalian..
kalian..
yang hatinya selalu tertaut pada Al-Qur'an..
yang lidahnya selalu berdzikir menyebut namaNya..
sedangkan kami..
kami masih belum tau..
mengapa kalian bisa, tapi kami tidak..
jika kalian bertanya..
mengapa tidak kami yang mendekati kalian?
bolehkah kami bertanya kembali?
bagaimana kami bisa mendekati kalian??
kalian terlalu betah berada di zona nyaman kalian..
kalian terlalu senang berjalan bersama saudara kalian, yang satu pemikiran dengan kalian,
kalian lupa kami..
kalian tidak menoleh pada kami..
taukah kalian..
kami juga saudara kalian..
dalam hati kami, masih ada tauhid meng-esa-kan namaNya
kenapa kalian memalingkan wajah?
seolah takut kami membawa pengaruh buruk bagi kalian..
kenapa kalian menjauh dari kami?
seolah kami sudah dipastikan masuk neraka dan tidak akan tertolong lagi..
kalian fikir, kami tidak takut siksaanNya?
kami takut saudaraku..
sangat takut..
mengingat diri yang jarang solat dan sering maksiat..
tapi..
kalian meninggalkan kami..
kalian sibuk mengkader saudara kalian yang satu pemikiran..
yang seharusnya, mereka bisa membagi ilmunya pada yang lain..
pada orang - orang seperti kami..
ketika kalian menoleh pada kami..
kami senang..
tapi semua berubah..
ketika tengokan kalian pada kami, menakuti kami..
membuat kami gerah..
bukan kami tak tau..
sekali lagi..
bukan kami tak tau..
hanya saja ilmu kami masih sedikit dibanding ilmu kalian..
ketika kalian menyebutkan suatu dalil..
kami paham..
tapi..
bisakah kalian lemah lembut pada kami..
tidak menjudge seolah kami tidak tau apa-apa..
ingat..
Rasul dakwah bukan hanya dengan lisan..
segala perbuatan beliau..
tingkah laku beliau..
semuanya adalah bagian dari dakwah..
bagi kami..
dakwah itu..
bukan hanya lisan lancar menyebutkan dalil - dalil dari Al-Qur'an dan Hadits..
tingkah laku, sopan santun, keramahan,
bagi kami..
itu semua bagian dari dakwah..
jangan salahkan kami jika kami marah..
jika kami gusar..
jika kami resah..
melihat kalian,
yang seyogyanya lebih paham dari kami,
mendakwahi kami dengan cara keras..
kami tidak suka cara doktrinasi..
apa bedanya dengan cara kaum lain??
bukankah islam memberikan kedamaian?
bukan islam yang salah..
sekali lagi..
bukan islam yang salah..
tapi pemaknaan pada pola pikir seseorang yang berbeda - beda
yang kadang tidak di implementasikan secara seimbang
menjadikan semuanya jadi abu - abu
sekali lagi saudaraku..
setidaknya,
janganlah kalian judge kami..
kalian tidak tau sama sekali apa yang ada di fikiran kami
kalian tidak tau sama sekali apa yang ada di hati kami..
hanya kami dan Allah yang tau..
bantulah kami..
bimbing kami..
sedikit - sedikit..
jangan lari dari kami..
jangan takut pada kami..
seolah kami akan memberikan pengaruh yang sangat buruk pada kalian..
sumber : ini
===========================================================
buka mata kita..
buka hati kita..
dakwah itu bukan hanya lisan..
tapi juga perilaku..
sikap..
merupakan bagian daripadanya
-nfk Publisher: FK - 08.56
Senin, 09 April 2012
aku
[story] percakapan cerita di rumah
inget percakapan kemarin sore sama keluarga di rumah, tiba2 ada acara gosip *masyaAllah* dan gosipnya tentang dude herlino..
percakapan yang tak terfikirkan, tapi kocak :p
8 maret 2012
-nfk Publisher: FK - 09.28
Iffa : tuh fi, dude herlino masih single, nikah aja sama dia, kamu mau kan??Tiba - tiba semuanya hening dan sibuk dalam fikiran masing - masing
Ofi : gak mau ah, ketuaan umurnya, masa sama yang umur 31 sih?
Papah : gak apa2 tua, asalkan banyak uangnya fi.. *hayoloohhhhh si ofi mau dinikahin*
Iffa : aku mau dengan syarat dia mau berhenti jadi artis.. gak boleh jadi artis lagi.. *tiba - tiba nyamber seenaknya*
Mamah : kenapa? ntar sering diliput infotainment ya? takut dosa?
Iffa : bukan mah, mana bisa aku rela suamiku pegangan tangan sama perempuan lain yang bukan muhrimnya.. :D
percakapan yang tak terfikirkan, tapi kocak :p
8 maret 2012
-nfk Publisher: FK - 09.28
Minggu, 01 April 2012
Jumat, 30 Maret 2012
aku, curhat
[say] apa susahnya??
apa susahnya berkata "Orang - orang gak melihat, tapi Allah melihat"
-nfk Publisher: FK - 09.17
-nfk Publisher: FK - 09.17
Rabu, 28 Maret 2012
aku
Alkisah, hiduplah Di sudut pasar Madinah Al-Munawarah seorang
pengemis Yahudi buta, hari demi ia lalui dengan selalu berkata “Wahai
saudaraku jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong,
dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan
dipengaruhinya”.
Setiap pagi Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawa makanan, dan tanpa berkata sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapi makanan yang dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad. Rasulullah SAW melakukannya hingga menjelang Beliau SAW wafat. Setelah kewafatan Rasulullah SAW tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.
Suatu hari Abubakar r.a berkunjung ke rumah anaknya Aisyah r.a. Beliau bertanya kepada anaknya, “anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan”, Aisyah r.a menjawab pertanyaan ayahnya, “Wahai ayah engkau adalah seorang ahli sunnah hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayah lakukan kecuali satu sunnah saja”. “Apakah Itu?”, tanya Abubakar r.a. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana”, kata Aisyah r.a.
Ke esokan harinya Abubakar r.a. pergi ke pasar dengan membawa makanan
untuk diberikannya kepada pengemis itu. Abubakar r.a mendatangi
pengemis itu dan memberikan makanan itu kepada nya. Ketika Abubakar r.a.
mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil berteriak, “siapakah kamu
?”. Abubakar r.a menjawab, “aku orang yang biasa”. “Bukan !, engkau
bukan orang yang biasa mendatangiku”, jawab si pengemis buta itu.
”Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak
susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu
menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut, setelah
itu ia berikan padaku,” pengemis itu melanjutkan perkataannya.
Abubakar r.a. tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, aku memang bukan orang yang biasa datang pada mu, aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW. Setelah pengemis itu mendengar cerita Abubakar r.a. ia pun menangis dan kemudian berkata, benarkah demikian?, selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia…. Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat dihadapan Abubakar r.a.
source : http://www.inijalanku.com/inilah-kisah-pengemis-yahudi-buta-dan-nabi-muhammad-saw.html
=================================================
Subhanallah walhamdulillah walaa illaha ilallah wallahu akbar :)
Semoga salah satu dari serangkaian kisah Mulia Rasulullah SAW, bisa menginspirasi kehidupan kita..
Aamiin
-nfk Publisher: FK - 08.02
[Kisah Mulia] Rasulullah dan pengemis Yahudi Buta
Assalamu'alaikum..
maaf readers, saya lama gak posting..
tapi kali ini, saya lagi ingin menuliskan cerita tentang seseorang manusia, yang tentunya, beliau kita kenal sebagai insan yang mulia akhlaknya.. :)
Yups. beliaulah Rasulullah Muhammad Saw.
===================================================
Telah kita ketahui bersama bahwa nabi
Muhammad SAW memiliki sifat yg sangat mulia. Dan beliau adalah pribadi
yang sangat suka menolong orang lain, nah pada kesempatan kali ini
saya akan menceritakan bagaimana kemuliaan nabi muhammad SAW ketika ia
berhadapan dengan seorang pengemis yahudi buta yang selalu menghinanya.
Setiap pagi Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawa makanan, dan tanpa berkata sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapi makanan yang dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad. Rasulullah SAW melakukannya hingga menjelang Beliau SAW wafat. Setelah kewafatan Rasulullah SAW tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.
Suatu hari Abubakar r.a berkunjung ke rumah anaknya Aisyah r.a. Beliau bertanya kepada anaknya, “anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan”, Aisyah r.a menjawab pertanyaan ayahnya, “Wahai ayah engkau adalah seorang ahli sunnah hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayah lakukan kecuali satu sunnah saja”. “Apakah Itu?”, tanya Abubakar r.a. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana”, kata Aisyah r.a.
Abubakar r.a. tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, aku memang bukan orang yang biasa datang pada mu, aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW. Setelah pengemis itu mendengar cerita Abubakar r.a. ia pun menangis dan kemudian berkata, benarkah demikian?, selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia…. Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat dihadapan Abubakar r.a.
source : http://www.inijalanku.com/inilah-kisah-pengemis-yahudi-buta-dan-nabi-muhammad-saw.html
=================================================
Subhanallah walhamdulillah walaa illaha ilallah wallahu akbar :)
Semoga salah satu dari serangkaian kisah Mulia Rasulullah SAW, bisa menginspirasi kehidupan kita..
Aamiin
-nfk Publisher: FK - 08.02
Langganan:
Postingan (Atom)













